IPO Ladangbaja Oversubscribed 356 Kali

NERACA

Jakarta - Aksi korporasi PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) menawarkan umum perdana saham atau initial public offering (IPO) direspon positif pelaku pasar. Dimana harga saham yang ditawarkan Rp 125 mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 356 kali dari pooling. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perusahaan yang bergerak dalam perdagangan baja serta produksi baja dan turunan baja ini siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juni 2021. Jumlah saham yangg dilepas mencapai 200 juta atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, sehingga dana segar yang diperoleh dari IPO Rp25 miliar. “Hasil IPO di luar ekspektasi kami, dengan kondisi seperti sekarang di tengah pandemi. Itu artinya, minat investor tetap tinggi untuk menyerap saham Ladangbaja. Investor tetap melihat prospek bisnis kami cukup menjanjikan, di mana permintaan mould base dan finish mould semakin besar,” ujar Mugi Tri Cahyono, direktur utama Ladangbaja.

Menurut dia, investor tertarik dengan kinerja perseroan yang baik sebelum pandemi dan rencana diversifikasi produk serta efisiensi produksi. Perseroan akan melakukan ekspansi dengan penambahan divisi mould base dan pembangunan beserta renovasi pabrik di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Perseroan, kata dia, akan menjadi pemain mould base product pertama yang tercatat di BEI. Dia berterimakasih atas sambutan baik dan kepercayaan investor perseroan. “Kami akan berupaya menjaga kepercayaan investor dengan terus meningkatkan kinerja dan menerapkan tata kelola Perseroan yang baik. Tentunya, dengan dana yang dihimpun dari publik melalui proses IPO akan mendorong pertumbuhan dan pengembangan bisnis ke arah yang semakin baik di masa datang,” kata dia.

Selain melepas saham, perseroan menerbitkan 280 juta waran seri I atau sebanyak 35% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan rasio 5:7 sebagai pemanis IPO, yang juga mampu meningkatkan minat investor untuk membeli saham LABA. Harga pelaksanaan waran LABA Rp 150. “Seluruh dana hasil pelaksaan waran seri I akan digunakan untuk modal kerja perseroan,”jelasnya.



BERITA TERKAIT

Gandeng Mitra Strategis - Multipolar Technology Perkuat Bisnis Data Center

NERACA Jakarta – Pesatnya pertumbuhan digital di era pandemi saat ini membawa berkah tersendiri bagi bisnis layanan data center yang…

Siapkan Capex Rp 50 Miliar - Mulia Boga Raya Kembangkan Produk Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis dobel digit, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) sudah menyiapkan sejumlah strategi dengan lebih…

Bidik Tambahan Laba Rp 600 Miliar - Triniti Properti Garap Dua Proyek di Lampung

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, emiten properti PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terus mengembangkan ekspansi bisnisnya. Teranyar bekerjasama…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Gandeng Mitra Strategis - Multipolar Technology Perkuat Bisnis Data Center

NERACA Jakarta – Pesatnya pertumbuhan digital di era pandemi saat ini membawa berkah tersendiri bagi bisnis layanan data center yang…

Siapkan Capex Rp 50 Miliar - Mulia Boga Raya Kembangkan Produk Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis dobel digit, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) sudah menyiapkan sejumlah strategi dengan lebih…

Bidik Tambahan Laba Rp 600 Miliar - Triniti Properti Garap Dua Proyek di Lampung

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, emiten properti PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terus mengembangkan ekspansi bisnisnya. Teranyar bekerjasama…