Askrindo Pimpin Konsorsium Asuransi Lindungi Aset Pelindo III

 

 

NERACA

Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bersama konsorsium asuransi bersinergi untuk melindungi aset, asuransi tanggung gugat, dan gangguan usaha, di lingkungan Grup Pelindo III dengan total nilai penjaminan mencapai Rp19 triliun.

Plt Direktrur Utama Askrindo Liston Simanjuntak menyampaikan anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) tersebut, memberikan penjaminan aset atas delapan perusahaan yang ada dalam Grup Pelindo III yakni PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, PT Pelindo Marine Services, PT Pelindo Energi Logistik, PT Terminal Petikemas Surabaya, PT Terminal Teluk Lamong, PT Berlian Manyar Sejahtera, PT Berkah Multi Cargo, dan PT Lamong Energi Indonesia.

‘’Untuk kerja sama yang cukup besar ini, kami melakukan sinergi dengan asuransi lainnya yang masih dalam grup IFG, juga dengan asuransi swasta dengan Askrindo sebagai leader koasuransi,” kata Liston dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (7/6).

Sejak 2017, lanjut Liston, Askrindo telah menjalin kerja sama dengan Grup Pelindo III melalui asuransi umum dan setiap tahunnya sinergi tersebut terus diperkuat dan dikembangkan

Ia menjelaskan asuransi kerugian tersebut akan melindungi seluruh aset yang ada, diantaranya kapal, alat berat kendaraan, hingga proses bisnis yang berkaitan dengan bongkar muat serta pelayanan lainnya yang dijalankan oleh Grup Pelindo III.

Ke depan Askrindo akan mengembangkan kerja sama selain asuransi umum seperti Kontra Bank Garansi, Letter of Credit (LC), serta Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), sehingga keseluruhan bisnis dan aset Pelindo III semakin aman dan dapat meningkatkan kinerja Pelindo III.

Askrindo sebagai salah satu asuransi BUMN terbesar di Indonesia setiap tahunnya mengembangkan produk dan layanan, tidak lagi hanya fokus melindungi atau memberikan asuransi kepada korporasi, namun juga melakukan pengembangan produk melalui asuransi ritel seperti asuransi kecelakaan, properti hingga kebakaran. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kinerja perseroan di tengah pemulihan ekonomi yang tengah berjalan.

BERITA TERKAIT

Gandeng Cermati, PFI Mega Life Perluas Distribusi Pemasaran Digital

    NERACA Jakarta – Asuransi kesehatan telah menjadi suatu kebutuhan masyarakat sebagai perlindungan diri dan keluarga, khususnya dari risiko…

40 Bank Penyalur FLPP akan Dievaluasi

  NERACA Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) akan melakukan…

Mata Uang Kripto Belum Penuhi Unsur Syariah

    NERACA Jakarta – Pakar Ekonomi Syariah IPB University Dr Irfan Syauqi Beik menilai bahwa mata uang kripto atau crypto currency…

BERITA LAINNYA DI Jasa Keuangan

Gandeng Cermati, PFI Mega Life Perluas Distribusi Pemasaran Digital

    NERACA Jakarta – Asuransi kesehatan telah menjadi suatu kebutuhan masyarakat sebagai perlindungan diri dan keluarga, khususnya dari risiko…

40 Bank Penyalur FLPP akan Dievaluasi

  NERACA Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) akan melakukan…

Mata Uang Kripto Belum Penuhi Unsur Syariah

    NERACA Jakarta – Pakar Ekonomi Syariah IPB University Dr Irfan Syauqi Beik menilai bahwa mata uang kripto atau crypto currency…