Patuhi SE Kasatgas No.13/2021, Pelni Meniadakan Layanan Angkutan Mudik Lebaran

Jakarta, Sebagai wujud penerapan SE Kasatgas No.13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), PT Pelni (Persero) Tbk meniadakan angkutan mudik Lebaran 2021.

Namun, Pelni tetap mengoperasikan kapal penumpang untuk kategori tertentu yang disyaratkan dalam regulasi. "Kami tetap melayani penumpang untuk perjalanan rutin dan terbatas serta penumpang kapal perintis daerah 3TP bagi mereka yang masuk dalam kategori diperbolehkan sesuai regulasi,” kata Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni (Persero) O. M. Sodikin di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Untuk diketahui, dasar hukum peniadaan mudik Lebaran 2021 adalah SE Kasatgas NO.13 TH 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah tanggal 7 April 2021; Addendum SE Kasatgas NO.13 TH 2021 tanggal 21 April 2021; Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sodikin menjelaskan, sesuai aturan yang dikeluarkan pemerintah, penumpang yang diperbolehkan adalah mereka yang untuk keperluan bekerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka/meninggal, ibu hamil/kepentingan persalinan, dan kepentingan non mudik lainnya. "Terhadap penumpang seperti yang disebutkan aturan tersebut, Pelni tetap melakukan pelayanan seperti biasa,"katanya.

Meski tidak melayani penumpang mudik, menurut Sodikin, Pelni tetap lama masa peniadaan mudik 2021 menyiagakan sejumlah kapal penumpang di pelabuhan homebase (pangkalan). “Kapal akan tetap kami siagakan dan siap dioperasikan sewaktu-waktu dibutuhkan," tuturnya.

Terkait dengan pelayanan distribusi logistik, Pelni berencana mengoperasikan sembilan kapal penumpang tanpa membawa pemudik. 

Dalam kesempatan tersebut, Sodikin juga menegaskan bahwa mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, Pelni tidak menjual tiket secara online via internet hingga agen tiket dan mitra-mitra penjualan tiket seperti gerai Alfamart dan lainnya ditiadakan sementara. “Sejak 22 April hingga 18 Mei 2021 seluruh penjualan tiket penumpang hanya dilayani melalui loket Pelni yang tersedia di seluruh kantor cabang," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Pjs Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Opik Taupik memastikan pengembalian tiket bagi masyarakat yang sudah terlanjur membeli akan direfund sepenuhnya atau 100 persen kembali tanpa biaya tambahan. 

“Syaratnya harus membawa kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan hasil rapid test antigennya,"katanya.

Hal ini juga berlaku untuk penumpang yang akan mengubah jadwal pelayaran. Perseroan tidak akan mengenakan biaya tambahan maupun denda yang ingin mengubah jadwal pelayaran karena adanya larangan mudik. 

“Kami melayani reschedule, perubahan rute tanpa biaya tambahan. Ini hanya berlaku di masa covid. Nanti kalau normal akan berlaku normal lagi. Kalau yang tiket batal tadi jangkanya sampai ganti tahun. Ini kriteria kalau gagal berangkat,” jelasnya. (wid)

Keterangan foto : Calon penumpang mendatangi Kantor Pelni Cabang Sorong untuk mencari informasi mengenai pelarangan mudik di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (26/04/2021). Terapkan SE Kasatgas No.13/2021, PT Pelni meniadakan layanan angkutan lebaran. NERACA/Antarafoto/Olha Mulalinda/rwa

BERITA TERKAIT

BI : Digitalisasi Tampil Sebagai Game Changer Indonesia Hadapi Pandemi COVID19

Jakarta, Tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dihadapi hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Meski demikian, perekonomian nasional diklaim…

Kemendag Gandeng Goorita, Accelerice, dan GoPlay Promosikan Produk UMKM - Jelajah Rak Sebelah

NERACA Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) menggelar “Jelajah Rak Sebelah” dengan menggandeng Goorita,…

TARGET PERTUMBUHAN VOLUME KIRIMAN TIKI

Sejumlah pekerja beraktivitas di Station Tiki M1 di Cengkareng, Banten, Selasa, (4/5/2021). Menghadapi lonjakan kiriman di Bulan Ramadan hingga Lebaran,…

BERITA LAINNYA DI Berita Foto

BI : Digitalisasi Tampil Sebagai Game Changer Indonesia Hadapi Pandemi COVID19

Jakarta, Tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dihadapi hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Meski demikian, perekonomian nasional diklaim…

Kemendag Gandeng Goorita, Accelerice, dan GoPlay Promosikan Produk UMKM - Jelajah Rak Sebelah

NERACA Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) menggelar “Jelajah Rak Sebelah” dengan menggandeng Goorita,…

TARGET PERTUMBUHAN VOLUME KIRIMAN TIKI

Sejumlah pekerja beraktivitas di Station Tiki M1 di Cengkareng, Banten, Selasa, (4/5/2021). Menghadapi lonjakan kiriman di Bulan Ramadan hingga Lebaran,…