Masih Bukukan Rugi - Lagi, PT Timah Tbk Absen Bagikan Dividen

NERACA

Jakarta – Mempertimbangkan kinerja keuangan yang terkoreksi dan bahkan mencatatkan rugi senilai Rp340,59 miliar di 2020, menjadi alasan PT Timah Tbk (TINS) kembali absen dalam pembagian dividen di tahun 2020. Keputusan ini mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).

Direktur Utama Timah, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan bahwa perseroan akan kembali absen untuk menebar dividen untuk tahun buku 2020. “Diputuskan, tidak ada pembagian [dividen] dari laba,” ujar Riza saat konferensi pers RUPST di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Timah Wibisono mengatakan bahwa perseroan kembali tidak membagikan dividen seiring dengan kinerja negatif pada 2020. “Tahun ini, karena kami masih negatif jadi tidak bagi dividen. Walaupun demikian, pada 2020 fundamental neraca, arus kas, dan rugi sudah mengecil sehingga jadi sinyal bagi perseroan bahwa ada perbaikan pada 2021, lebih baik dari 2020,” ujar Wibisono.

Untuk diketahui, perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp340,59 miliar pada 2020. Jumlah itu menyusut 44,28% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2019 sebesar Rp611,28 miliar. Sementara itu, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp15,21 triliun atau turun 21,33% dibandingkan dengan perolehan 2019 sebesar Rp19.34 triliun. Sehingga laba kotor turun 2,099% menjadi Rp1,119 triliun.

Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp4,94 triliun atau turun 5,9% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp5,25 triliun. Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp9,577 triliun atau turun 36,58% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp15,102 triliun. Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp14,517 triliun atau turun 28,7% dibanding akhir tahun 2019 yang tecatat sebesar Rp20,361 triliun.

Adapun, TINS sudah absen dalam membagikan dividen kepada pemegang saham dalam dua tahun terakhir. Terakhir kali, perseroan membagikan dividen adalah untuk tahun buku 2018 sebesar Rp185,97 miliar. Jumlah itu setara 35% dari laba bersih sebesar Rp531,35 miliar, sehingga TINS menebar dividen untuk tahun buku 2018 sebesar Rp24,97 per lembar saham.

Selain itu, hasil RUPST PT Timah Tbk juga memutuskan tetap mempertahankan jajaran direksi lama untuk memimpin perseroan dalam menjalankan bisnis pertambangan biji timah di Indonesia. Disebutkan, para pemegang saham kembali menunjuk Riza Pahlevi sebagai direktur utama dan direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Muhammad Rizki untuk tetap memimpin perseroan pada periode kedua.

Seperti diketahui, mereka berdua diangkat melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada November 2020 lalu. Berdasarkan keputusan pemegang saham, hingga saat ini mereka tetap dipertahankan untuk menjabat posisi penting dalam manajemen perseroan. Dalam rapat tersebut, beberapa kesepakat telah disetujui oleh para pemegang saham. Selain persetujuan laporan tahunan tahun buku 2020 dan perubahan nomenklatur pengurus perseroan, TINS disepakati absen untuk tebar dividen tahun buku 2020 karena masih membukukan posisi yang negatif.


BERITA TERKAIT

Nagita Hamil, Rafi Protektif Jaga Kesehatan Janin Nagita

Menjaga kesehatan, khususnya janin bagi ibu hamil sangat penting di tengah pandemi saat ini. Sikap inilah yang dilakukan Rafi Ahmad…

Dukung Dunia Usaha - Summarecon Serpong Tawarkan Ruko Aristoteles

Bidik potensi pelaku pasar wirausaha, PT Summarecon Serpong yang merupakan unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk kembali meluncurkan produk…

Berkolaborasi Dengan Smesco - TikTok Ajak Pengguna Ikut Pasarkan Produk UMKM

Bantu pasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam negeri, TikTok sebagai platform distribusi video singkat, melalui solusi pemasaran…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Nagita Hamil, Rafi Protektif Jaga Kesehatan Janin Nagita

Menjaga kesehatan, khususnya janin bagi ibu hamil sangat penting di tengah pandemi saat ini. Sikap inilah yang dilakukan Rafi Ahmad…

Dukung Dunia Usaha - Summarecon Serpong Tawarkan Ruko Aristoteles

Bidik potensi pelaku pasar wirausaha, PT Summarecon Serpong yang merupakan unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk kembali meluncurkan produk…

Berkolaborasi Dengan Smesco - TikTok Ajak Pengguna Ikut Pasarkan Produk UMKM

Bantu pasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam negeri, TikTok sebagai platform distribusi video singkat, melalui solusi pemasaran…