Surya Citra Media Cetak Laba Rp 1,14 Triliun

NERACA

Jakarta – Di tahun 2020, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,148 triliun atau tumbuh 7,2% dibanding akhir tahun 2019 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,07 triliun. Sehingga, laba per saham dasar tumbuh menjadi Rp80,99 dibandingkan akhir tahun 2019 yang mencatatkan laba per saham senilai Rp72,91. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan di Jakarta, kemarin.   

Sementara pendapatan bersih tahun 2020 tercatat sebesar Rp5,101 triliun atau turun 7,6% dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp5,523 triliun. Tapi beban program dan siaran tercatat sebesar Rp2,491 triliun atau turun 12,96% dibanding tahun 2019 sebesar Rp2,862 triliun. Hal yang juga terjadi pada beban usaha yang turun 1,95% menjadi Rp1,154 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp1,177 triliun.

Ditambah dengan peningkatan pendapatan operasi lainnya sebesar 161% menjad Rp34,15 miliar dibanding tahun 2019 sebesar Rp13,009 miliar. Menariknya lagi, beban operasi lainnya turun 81,81% menjadi Rp30,044 miliar dibanding tahun 2019 sebesar Rp165,73 miliar. Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp3,89 triliun atau turun 29% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp5,488 triliun.

Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp2,87 triliun, atau melonjak 135,24 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp1,22 triliun. Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp6,766 triliun, atau tumbuh 0,74 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp6,716 triliun. Kemudian arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp1,844 triliun atau naik 54,56% dibanding akhir tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp1,193 triliun.

Sebelumnya, analis Sinarmas Sekuritas Kharel Devin Fielim pernah bilang, Sinarmas Sekuritas merevisi naik target kinerja keuangan perseroan tahun 2020 dan 2021 seiring dengan solidnya kinerja keuangan Surya Citra Media. “Kami meyakini bahwa perseroan dapat menunjukkan pertumbuhan yang kuat, karena didukung oleh kemampuan menangkap peluang pemulihan belanja iklan televisi dalam beberapa bulan mendatang,” tulis dia dalam risetnya.

Pertumbuhan kinerja keuangan perseroan juga ditopang oleh penambahan pelanggan media digital perseroan, yaitu Vidio.com, dengan target mencapai 1,1 pelanggan sampai akhir 2020 dan diharapkan naik menjadi 1,5 juta pelanggan pada akhir 2021. Apalagi, perseroan akan investasi sebesar Rp 500 miliar di Vidio.com untuk membiayai produksi sejumlah konten baru.

BERITA TERKAIT

Nagita Hamil, Rafi Protektif Jaga Kesehatan Janin Nagita

Menjaga kesehatan, khususnya janin bagi ibu hamil sangat penting di tengah pandemi saat ini. Sikap inilah yang dilakukan Rafi Ahmad…

Dukung Dunia Usaha - Summarecon Serpong Tawarkan Ruko Aristoteles

Bidik potensi pelaku pasar wirausaha, PT Summarecon Serpong yang merupakan unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk kembali meluncurkan produk…

Berkolaborasi Dengan Smesco - TikTok Ajak Pengguna Ikut Pasarkan Produk UMKM

Bantu pasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam negeri, TikTok sebagai platform distribusi video singkat, melalui solusi pemasaran…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Nagita Hamil, Rafi Protektif Jaga Kesehatan Janin Nagita

Menjaga kesehatan, khususnya janin bagi ibu hamil sangat penting di tengah pandemi saat ini. Sikap inilah yang dilakukan Rafi Ahmad…

Dukung Dunia Usaha - Summarecon Serpong Tawarkan Ruko Aristoteles

Bidik potensi pelaku pasar wirausaha, PT Summarecon Serpong yang merupakan unit usaha dari PT Summarecon Agung Tbk kembali meluncurkan produk…

Berkolaborasi Dengan Smesco - TikTok Ajak Pengguna Ikut Pasarkan Produk UMKM

Bantu pasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam negeri, TikTok sebagai platform distribusi video singkat, melalui solusi pemasaran…