Pentingnya Imunitas Anak Saat Pandemi - Lewat Asupan Nutrisi Jurus Jitu Menangkal Virus

Selain membiasakan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai maskser sebagai prilaku untuk mencegah dan melindungi anak dari penyebaran virus corona, rupanya meningkatkan imunitas pada anak dengan memberikan asupan nutrisi dan gizi yang cukup juga tidak kalah penting. Pasalnya, pemenuhan gizi seimbang pada anak semakin penting saat pandemi untuk tidak mudah terpapar virus. Gizi yang cukup membantu anak membangun imunitas dari penyakit, termasuk Covid-19. Selain makan, anak-anak dan orang dewasa disarankan berjemur untuk memenuhi kebutuhan vitamin D yang berperan bagi imunitas.

Menurut dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Zakiudin Munasir, sistem kekebalan tubuh seseorang sangat bergantung pada konsumsi gizi. Gizi yang seimbang mengandung, antara lain, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Namun asupan gizi yang tidak seimbang menyebabkan kekebalan tubuh terganggu. Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Daeng.

Disampaikannya, daya tahan tubuh anak berkaitan erat dengan pemberian nutrisi harian dan pola pengasuhan keluarga. Tentunya kesehatan keluarga ini juga tidak terlepas dari peran para dokter yang ada dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan terhadap keluarga, termasuk untuk anak-anak. Penelitian telah membuktikan bahwa sistem kekebalan tubuh sangat berhubungan dengan saluran pencernaan. Hal ini bisa terjadi karena saluran pencernaan yang baik memungkinkan penyerapan nutrisi dalam tubuh bisa dilakukan dengan baik, yang pada akhirnya membuat daya tahan tubuh menjadi lebih baik. “Tubuh dan pikiran yang sehat, ditambah dengan terus melakukan kepatuhan dalam tindakan pencegahan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak dalam pergaulan sehari-hari akan membuat anak semakin siap menangkal serangan Covid-19,”ungkapnya.

Kata dr Daeng, pola makan seimbang yang terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) dikombinasikan dengan pola hidup bersih sehat (PHBS) seperti rajin cuci tangan, menghindari keramaian, memakai masker, tidur cukup, tetap beraktivitas fisik, serta stres rendah, paling efektif membantu tubuh melawan infeksi virus dan penyakit. Hal ini sama pentingnya untuk orang dewasa maupun anak-anak, apalagi dalam situasi saat ini.

Oleh karenanya para orang tua dan anggota keluarga perlu memperhatikan dengan benar-benar pemenuhan nutrisi dan juga aktivitas anak sehari-hari. Pasalnya, dengan asupan makan yang cukup baik jumlah, jenis, dan frekuensinya maka imunitas akan terjaga sehingga anak mampu menangkal penyakit infeksi. Tak hanya itu, orang tua juga harus menjadi teladan dalam mematuhi protokol kesehatan agar bisa menjadi contoh anaknya.“Dan, ini membutuhkan dukungan pemerintah, dan masyarakat juga bahu membahu untuk mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Pentingnya memperhatikan asupan anak terlebih pada masa pandemi seperti ini, menurut dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals tidak boleh luput dari orang tua dan harus benar-benar memperhatikan nutrisi harian anak di masa pandemi ini. Selain memberi makanan sehat dan seimbang, orang tua juga perlu memberikan nutrisi tambahan yang tepat karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. “Nutrisi tambahan yang diberikan bisa berupa susu, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Dan semua nutrisi ini diperlukan untuk mendukung saluran pencernaan yang lebih sehat, agar bakteri baik yang ada di dalamnya bisa membentuk daya tahan tubuh yang lebih optimal,”kata dr. Muliaman

dr. Muliaman juga menambahkan bahwa serat pangan inulin bisa menjadi salah satu senjata utama dalam tumbuh kembang dan menjaga kesehatan tubuh anak-anak. Serat pangan inulin adalah salah satu jenis prebiotik yang tinggi serat dan rendah kalori serta dapat menjadi pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi saluran pencernaan anak, apalagi saluran pencernaan sering disebut sebagai “otak kedua” manusia.

Bukan hanya kandungan nutrisi yang ada dalam makanan dan minuman harian anak-anak yang perlu diperhatikan, konsumsi gula juga menjadi salah satu yang perlu menjadi concern para orang tua. “Dalam memberikan nutrisi harian serta nutrisi tambahan untuk anak, perlu diperhatikan juga kandungan gulanya sehingga tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan jika anak-anak kelebihan asupan gula, akan menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, permasalahan pada gigi, obesitas, dan berbagai penyakit di masa depan. Adapun berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) tahun 2015, asupan harian gula tambahan untuk anak usia di bawah 12 tahun maksimal 200 kkal, yang setara dengan 50 gram gula atau 6 sendok makan/hari,” papar dr. Muliaman.

 

Lengkapi Nutrisi Tambahan

 

Menjawab kebutuhan orang tua akan nutrisi tambahan harian anak di saat pandemi, KALBE Nutritionals dan Morinaga memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang saat ini telah terdistribusi di pasaran. "Melengkapi varian rasa Morinaga Chil*Go! yang telah ada, kini kami memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang lebih rendah gula untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat,”kata Gregorius Daru Smaragiri, Business Unit Head Morinaga Chil*Go! KALBE Nutritionals.

Morinaga Chil*Go!, kata Daru terus mendampingi buah hati untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama pandemi. Morinaga Chil*Go! hadir dalam bentuk kemasan susu cair steril yang enak bernutrisi dengan perpaduan serat pangan inulin, 9 vitamin dan 5 mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. “Dikemas dalam kemasan praktis yang bisa didaur ulang dan memiliki pilihan rasa yang pasti disukai anak-anak, seperti Cokelat, Vanila, Stroberi, dan Melon, serta terbaru yaitu rasa Original yang dapat menjadi alternatif nutrisi tambahan setiap hari," tuturnya.

Selain penyediaan produk dengan nutrisi berkualitas, sebagai bentuk peran aktif untuk anak-anak Indonesia, Morinaga Chil*Go! juga melakukan kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam bentuk rangkaian edukasi untuk menggalakkan pentingnya nutrisi susu bagi keluarga dan buah hati, serta gerakan pemberian nutrisi tambahan untuk anak. Menurut Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes dr. Rr. Dhian Probhoyekti, masa pandemi Covid-19 bukanlah alasan untuk tidak memperhatikan nutrisi anak, walaupun sebagian besar pendapatan orang tua berkurang.

Dirinya mengajak para orangtua bisa memprioritaskan untuk membeli makanan bagi si anak dengan kandungan gizi seimbang.  Harus diakui, masa pandemi menjadi tantangan besar bagi seluruh keluarga dalam menyediakan makanan bergizi dan seimbang. Di sisi lain, masih banyak yang tidak menyadari, syarat generasi emas mendatang yang unggul adalah dengan melakukan investasi yang benar bagi ibu dan anak di aspek nutrisi. Oleh karena itu, pemenuhan asupan gizi dan nutrisi tidak bisa ditawar lagi untuk ciptakan generasi sehat.

Kekhawatiran sang buah hati tidak mendapatkan asuran nutrisi cukup saat pandemi, juga dialami Chef Devina Hermawan, Finalis MasterChef Season 5. Dirinya mengaku sempat khawatir apakah kedua anaknya telah mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk membangun daya tahan tubuhnya agar mampu menghadapi virus Covid-19. "Tentunya memberikan nutrisi harian sangat penting mulai dari pemilihan bahan hingga cara mengolahnya. Selain itu, nutrisi tambahan seperti susu juga saya berikan untuk anak supaya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan sehingga dapat memperkuat daya tahan tubuh anak. Saya memberikan Morinaga Chil*Go! untuk kedua anak saya dalam menu makan harian mereka dan rasanya pun sangat mereka sukai," kata Devina.

Selain itu, agar anak tidak bosan dengan menu makanan harian, Chef Devina pun menggunakan keahliannya untuk membuat kreasi berbahan dasar Morinaga Chil*Go! yang dia sebut sebagai resep immunobooster. Di dalam acara press conference tersebut, Chef Devina sempat menunjukkan 2 resep makanan bergizi kreasinya yang berbasis Morinaga Chil*Go! yaitu Less Sugar Panna Cotta dan Creamy Baked Broccoli Potato Cheese.

BERITA TERKAIT

Ramadhan, Bijak Kelola Sampah Organik Sisa Makanan

Ramadhan menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk bersikap sholeh pada lingkungan dan tidak hanya sikap sholeh kepada Allah SWT. Maka…

Semangat Gerakan Kurangi Plastik - Mendorong Transformasi Kampung Wisata Gedangsari

Menjaga kelestarian lingkungan di kampung halaman kalau bukan warga asli siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi. Semagat itulah…

Bersama Sampoerna Academy - Halodoc Edukasi Anak Usia Sekolah Hadapi Covid-19

Pepatah bijak mengatakan, mecegah lebih baik dari mengobati menjadi landasan bagi Halodoc  sebagai perusahaan telehealth dengan layanan terlengkap di Indonesia…

BERITA LAINNYA DI CSR

Ramadhan, Bijak Kelola Sampah Organik Sisa Makanan

Ramadhan menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk bersikap sholeh pada lingkungan dan tidak hanya sikap sholeh kepada Allah SWT. Maka…

Semangat Gerakan Kurangi Plastik - Mendorong Transformasi Kampung Wisata Gedangsari

Menjaga kelestarian lingkungan di kampung halaman kalau bukan warga asli siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi. Semagat itulah…

Bersama Sampoerna Academy - Halodoc Edukasi Anak Usia Sekolah Hadapi Covid-19

Pepatah bijak mengatakan, mecegah lebih baik dari mengobati menjadi landasan bagi Halodoc  sebagai perusahaan telehealth dengan layanan terlengkap di Indonesia…