Jaga Kelestarian Lingkungan - Astra Berhasil Kurangi 420 Ton Sampah Plastik

Kepedulian PT Astra International Tbk pada lingkungan wijudkan dengan komitmen mengurangi sampah plastik di lingkungan perusahaan dan anak usaha. Selain itu, Astra juga mengajak masyarakat luas untuk mengurangi sampah plastik dengan gerakan Semangat Kurangi Plastik, yakni gerakan yang berangkat dari keprihatinan seluruh karyawan Grup Astra terhadap masalah yang ditimbulkan oleh sampah plastik.

Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, merayakan hari jadi Astra Ke-64, perseroan masyarakat dan insan Astra menggaungkan Semangat Melaju Bersama agar dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat luas dan berkontribusi bagi bangsa. Salah satu wujud inspirasi dari Grup Astra yang melibatkan masyarakat luas adalah gerakan Semangat Kurangi Plastik, “Gerakan Semangat Kurangi Plastik tersebut dilakukan melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, meningkatkan kesadaran akan bahaya pencemaran sampah plastik, meningkatkan kepedulian, dan memberikan edukasi tentang cara pengolahan sampah plastik secara efektif,”ujarnya.

Sejak gerakan ini diluncurkan pada Februari 2020, Grup Astra berhasil mengurangi 420 ton sampah plastik hingga Februari 2021. Angka tersebut berasal dari 60 ton sampah plastik dari Grup Astra dan selebihnya yaitu 360 ton yang dikelola dari 86 bank sampah binaan Grup Astra di seluruh Indonesia. Pengolahan sampah plastik dilakukan melalui program 6R yakni refine, reduce, reuse, recycle, recovery, retrieve to energy tidak hanya menghasilkan produk kerajinan tangan, tetapi juga bahan bakar.

Hingga saat ini, gerakan Semangat Kurangi Plastik diikuti oleh perusahaan-perusahaan Grup Astra dan yayasan di bawah naungan Astra dengan melibatkan masyarakat luas untuk ikut serta mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah tersebut. Inspirasi kepada masyarakat luas juga ditunjukkan oleh Kampung Berseri Astra (KBA) Pekayon, Bekasi Selatan, yang bersama-sama mengajak masyarakat selalu sadar pentingnya mengurangi penggunaan sampah sekali pakai untuk melestarikan lingkungan sekitarnya.

Lala Ratna Gozali, tokoh penggerak KBA Pekayon mengatakan, menjadi tantangan dalam mengajak 754 penduduk KBA untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. Menurutnya, butuh proses panjang untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru,”Berbagai aksi dilakukan untuk menekan pengurangan sampah plastik sekali pakai di wilayah KBA Pekayon. Salah satunya dengan program Gerakan Mengurangi Plastik Pasar (Gempar) yang baru saja diluncurkan,”ujarnya.

Proses penyuluhan berlangsung dengan mendatangi pasar-pasar dan pedagang sayur keliling di sekitar KBA Pekayon untuk memberikan penyuluhan agar pedagang tidak menyediakan kantong plastik sekali pakai.  KBA Pekayon juga memiliki program bank sampah untuk mengajak para warga memahami dalam memilah sampah, hingga saat ini para warga berhasil mengumpulkan 570 kg sampah plastik sekali pakai, serta program pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar sabun organik.“Meski telah tergabung dalam jaringan KBA selama 6 tahun, tetap saja saya bersama para aktivis disini rohnya sudah bergerak untuk lingkungan,” tutur Lala yang terus mengobarkan semangat peduli lingkungan selama 18 tahun.

Melalui gerakan Semangat Kurangi Plastik, program-program tersebut diharapkan dapat menekan jumlah sampah plastik sekali pakai di Indonesia dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Gerakan tersebut masih akan terus berlanjut, berbagai upaya akan terus dilakukan secara bersama-sama untuk melestarikan lingkungan dan alam kita untuk kualitas kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut sejalan dengan cita cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa.

BERITA TERKAIT

Ramadhan, Bijak Kelola Sampah Organik Sisa Makanan

Ramadhan menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk bersikap sholeh pada lingkungan dan tidak hanya sikap sholeh kepada Allah SWT. Maka…

Semangat Gerakan Kurangi Plastik - Mendorong Transformasi Kampung Wisata Gedangsari

Menjaga kelestarian lingkungan di kampung halaman kalau bukan warga asli siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi. Semagat itulah…

Bersama Sampoerna Academy - Halodoc Edukasi Anak Usia Sekolah Hadapi Covid-19

Pepatah bijak mengatakan, mecegah lebih baik dari mengobati menjadi landasan bagi Halodoc  sebagai perusahaan telehealth dengan layanan terlengkap di Indonesia…

BERITA LAINNYA DI CSR

Ramadhan, Bijak Kelola Sampah Organik Sisa Makanan

Ramadhan menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk bersikap sholeh pada lingkungan dan tidak hanya sikap sholeh kepada Allah SWT. Maka…

Semangat Gerakan Kurangi Plastik - Mendorong Transformasi Kampung Wisata Gedangsari

Menjaga kelestarian lingkungan di kampung halaman kalau bukan warga asli siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi. Semagat itulah…

Bersama Sampoerna Academy - Halodoc Edukasi Anak Usia Sekolah Hadapi Covid-19

Pepatah bijak mengatakan, mecegah lebih baik dari mengobati menjadi landasan bagi Halodoc  sebagai perusahaan telehealth dengan layanan terlengkap di Indonesia…