Menko Polhukam - Hukum Bukan Alat Mendapatkan Kemenangan

Mahfud MD

Menko Polhukam

Hukum Bukan Alat Mendapatkan Kemenangan

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa hukum bukan alat untuk mendapatkan kemenangan, tetapi alat untuk menjalin harmoni dan kebersamaan

Oleh sebab itu, menurut dia, jika ada kasus yang bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan tidak harus dibawa ke pengadilan.

"Hukum bukan alat untuk menjadi menang tapi alat untuk menjalin harmoni dan kebersamaan. Oleh sebab itu, hal-hal yang sepele-sepele tidak harus dibawa ke pengadilan, tapi diselesaikan dengan mediasi. Kalau agak serius, lindungi korbannya, itu 'restorative justice'," kata Mahfud saat menjadi narasumber pada Rapim Polri Tahun 2021 secara virtual di Jakarta, Selasa (16/2).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menyebutkan, hukum punya tiga fungsi dan tujuan yaitu kepastian, keadilan, dan kemanfaatan. Menurut dia, bila kepastian tidak cukup, maka harus ada keadilan, karena yang pasti itu belum tentu adil.

"Hukum bisa mengesampingkan keadilan dan kepastian manakala keadilan dan kepastian diterapkan tidak bermanfaat atau malah membahayakan. Oleh karena itu, penegakan hukum harus manusiawi sesuai dengan tujuan negara," kata Mahfud dalam siaran persnya.

Terkait dengan pencegahan dan pengendalian COVID-19, Mahfud mengatakan TNI dan Polri harus dalam satu barisan dan sikap untuk menegakkan protokol kesehatan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020.

Adapun bentuknya yaitu pertama, persuasif. Jika sikap persuasif tidak efektif dan masih melanggar maka administratif atau denda."Masih mangkir, masih 'ngeyel', maka hukum pidana, itu tindakan tertinggi," ucapnya.

Ia mengatakan, dalam delapan hari terakhir penyebaran kasus COVID-19 cukup melandai. Namun ia mengingatkan pesan Presiden Jokowi agar jangan gembira dulu, ritme ini harus diatur oleh TNI, Polri, dan Satpol PP, sehingga tidak ragu melaksanakan tugas.

"Pemerintah mengeluarkan Perpres, isinya itu Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Ada dua hal yang harus dilakukan secara seimbang. Pertama perang melawan COVID-19, kedua pemulihan ekonomi nasional," ujarnya. Ant 

 

BERITA TERKAIT

Menko Polhukam - Pemerintah Tidak Alergi Terhadap Kritik

Mahfud MD Menko Polhukam Pemerintah Tidak Alergi Terhadap Kritik Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud…

Ketua DPD RI - Masyarakat Waspadai Aksi Penipuan

LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua DPD RI Masyarakat Waspadai Aksi Penipuan Jakarta - Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak masyarakat…

Ketua MPR - Anak Muda Jaga Persatuan-Kesatuan Bangsa

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI Anak Muda Jaga Persatuan-Kesatuan Bangsa  Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak para anak…

BERITA LAINNYA DI

Menko Polhukam - Pemerintah Tidak Alergi Terhadap Kritik

Mahfud MD Menko Polhukam Pemerintah Tidak Alergi Terhadap Kritik Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud…

Ketua DPD RI - Masyarakat Waspadai Aksi Penipuan

LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua DPD RI Masyarakat Waspadai Aksi Penipuan Jakarta - Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak masyarakat…

Ketua MPR - Anak Muda Jaga Persatuan-Kesatuan Bangsa

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI Anak Muda Jaga Persatuan-Kesatuan Bangsa  Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak para anak…