J Resources Rilis Obligasi Rp 257,26 Miliar

NERACA

Jakarta – Danai pengembangan bisnis anak usaha, emiten pertambangan mineral PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok sebesar Rp257,26 miliar. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik Tahap VII Tahun 2021 dengan jumlah pokok Rp257,26 miliar. Sebelumnya, perseroan menyebutkan akan mendapatkan dana sebesar-sebesarnya Rp384,09 Miliar.

Adapun, jumlah tersebut ditetapkan setelah berakhirnya masa penawaran umum pada 21 Januari 2021. PSAB semula menargetkan jumlah pokok obligasi itu sebanyak-banyaknya Rp384,09 miliar dengan rencana penerbitan melalui dua seri. Namun, obligasi kali ini tidak berseri dan ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi dan bertenor 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Obligasi perseroan memiliki kupon 9,25% dan akan dibayarkan setiap triwulan dengan pembayaran pertama pada 26 April 2021, sedangkan obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi pada 6 Februari 2022. Selain itu, pelunasan obligasi akan dilakukan secara bullet payment atau secara penuh pada saat jatuh tempo.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi PSAB adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Obligasi itu memiliki peringkat single A yang diberikan oleh Pefindo dan berlaku untuk periode 10 Maret 2020 hingga 1 Maret 2021. Perseroan mengungkapkan, dana dari hasil penawaran itu setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan  untuk pinjaman kepada anak usaha perseroan, PT J Resources Nasional (JRN) untuk pelunasan Medium Term Notes (MTN) IV Tahap I yang diterbitkan sebesar Rp300 miliar dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja dan atau keperluan umum JRN/

Di sisi lain, obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp3 triliun. Dengan penerbitan kali ini, maka PSAB telah menerbitkan PUB tersebut 7 tahap dengan total dana yang ditawarkan sekitar Rp2,87 triliun.

Tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 136 juta. Belanja modal ini akan digunakan untuk menyelesaikan proyek Doup di Sulawesi Utara, serta keperluan lainnya. Direktur J Resources, Sanjaya Yang pernah bilang, sejauh ini pengerjaan proyek Doup sudah menuntaskan penandatanganan kontrak dengan SGS Bateman pada Oktober 2020. "Kontrak yang ditandatangani terkait engineering design," kata dia.

BERITA TERKAIT

Penjualan Rokok Turun 19,3% - HM Sampoerna Genjot Sigaret Kretek Tangan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan rokok di tahun ini, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) bakal memacu penjualan segmen sigaret…

PTPP Raih Kontrak Mandalika Rp 940 Miliar

Jakarta - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), BUMN konstruksi dan investasi, menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dalam pembangunan Paket I Mandalika…

Investasikan Dana Rp 2,43 Triliun - Macquarie Capital Serap Saham Merdeka Copper

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Penjualan Rokok Turun 19,3% - HM Sampoerna Genjot Sigaret Kretek Tangan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan rokok di tahun ini, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) bakal memacu penjualan segmen sigaret…

PTPP Raih Kontrak Mandalika Rp 940 Miliar

Jakarta - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), BUMN konstruksi dan investasi, menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dalam pembangunan Paket I Mandalika…

Investasikan Dana Rp 2,43 Triliun - Macquarie Capital Serap Saham Merdeka Copper

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu…