Optimisme Pemulihan Ekonomi - Pasar Saham Masih Menarik Investor Asing

NERACA

Jakarta – Meski sentiment negatif pandemi Covid-19 masih menghantui perekonomian Indonesia dan termasuk pasar saham, namun menurut PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) pasar saham dan pasar obligasi Indonesia pada 2021 masih menarik bagi investor asing seiring dengan ekspektasi pemulihan ekonomi baik global maupun domestik.

Equity Portfolio Senior Manager MAMI, Samuel Kesuma mengatakan, pasar saham Indonesia menunjukkan kinerja minus 5,1% pada 2020 lalu sehingga Indonesia masuk ke dalam kelompok yang tertinggal.”Dengan kenaikan tinggi yang mulai terjadi di dua pekan pertama tahun ini, memang valuasi pasar saham tidak semurah tahun lalu, namun secara relatif masih salah satu yang paling menarik bila dibandingkan dengan kawasan lain. Apalagi kepemilikan asing di pasar saham Indonesia pun masih berada di salah satu level terendah sejak 2013," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dirinya menuturkan, pemulihan ekonomi global pada 2021, kondisi geopolitik yang lebih kondusif, dan kurs dolar AS yang relatif lemah akan menopang sentimen pasar saham negara berkembang, termasuk Indonesia. Pemulihan pendapatan perusahaan juga akan berlangsung sejalan dengan pemulihan ekonomi. Pada 2021, MAMI mengunggulkan tiga sektor, yaitu sektor material dan energi, sektor telekomunikasi, dan sektor finansial.

Sementara indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak di kisaran 6.740 – 7.040. Dari pasar obligasi, tahun lalu, pasar obligasi Indonesia membukukan kinerja yang sangat tinggi, sebesar 14,7 persen, dengan didukung oleh pemangkasan suku bunga global, tingginya likuiditas domestik dan manajemen utang pemerintah yang baik.

Kata Director & Chief Investment Officer, Fixed Income MAMI, Ezra Nazula, dibandingkan dengan kawasan lain, pasar obligasi Indonesia menawarkan imbal hasil riil yang superior, bahkan merupakan salah satu yang tertinggi di dunia sebesar 3,6%. Selain itu, kinerja pasar pada kuartal keempat tahun lalu juga didukung oleh aliran dana investor asing yang mulai kembali ke pasar obligasi Indonesia usai disahkannya Omnibus Law dan stabilnya nilai tukar rupiah, mendukung aksi beli investor lokal yang konsisten sepanjang tahun."Imbal hasil relatif tinggi yang ditawarkan pasar obligasi Indonesia masih akan menjadi daya tarik di tahun 2021, terutama bagi investor asing. Didukung oleh sentimen global maupun domestik yang lebih suportif akan berpeluang meningkatkan aliran real money. Selain itu, stabilitas nilai tukar rupiah akan menjadi salah satu faktor pendukung bagi pasar obligasi Indonesia. Karena secara historis, nilai tukar cenderung bergerak searah dengan pasar obligasi," ujar Ezra.

Ezra menambahkan, imbal hasil obligasi pemerintah dengan durasi 10 tahun berpotensi turun ke level 5,5% pada 2021, sehingga masih memberikan potensi "upside" bagi investasi di pasar obligasi.

BERITA TERKAIT

Penuhi Kebutuhan Halal Lifestyle - Halalpedia Marketplace Baru di Tengah Pandemi

Menjadi negara dengan populasi masyarakat muslim terbesar di dunia, kebutuhan akan layanan dan produk dengan memenuhi seritifikasi akan halal menjadi…

Gandeng Kerjasama Pelindo III - BTN Siap Biayai Kebutuhan Rumah 6400 Karyawan Kontrak

Perluas pasar pembiayaan pembiayaan perumahan dan juga menjangkau layanan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) siap membiayai kebutuhan perumahan untuk…

Harga Mulai Rp 150 Jutaan - Modernland Pasarkan Studio Landed Home Untuk Milenial

Bidik potensi pasar milenial, PT Modernland Realty Tbk meluncurkan rumah type Studio Landed Home di proyek hunian berskala kota (township)…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Penuhi Kebutuhan Halal Lifestyle - Halalpedia Marketplace Baru di Tengah Pandemi

Menjadi negara dengan populasi masyarakat muslim terbesar di dunia, kebutuhan akan layanan dan produk dengan memenuhi seritifikasi akan halal menjadi…

Gandeng Kerjasama Pelindo III - BTN Siap Biayai Kebutuhan Rumah 6400 Karyawan Kontrak

Perluas pasar pembiayaan pembiayaan perumahan dan juga menjangkau layanan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) siap membiayai kebutuhan perumahan untuk…

Harga Mulai Rp 150 Jutaan - Modernland Pasarkan Studio Landed Home Untuk Milenial

Bidik potensi pasar milenial, PT Modernland Realty Tbk meluncurkan rumah type Studio Landed Home di proyek hunian berskala kota (township)…