Pahami Tips Berikut Agar Tidak Salah Pilih Jurusan Kuliah

 

Menjelang memasuki tahun ajaran baru, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah membuka dua jalur seleksi untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Seleksi Masuk Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SMNPTN) 2021 dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) – SBMPTN 2021. Sebagai informasi, jalur SMNPTN 2021 dipilih berdasarkan prestasi akademik yang digapai oleh siswa lulusan SMA, SMK hingga MA. Sedangkan UTBK-SBMPTN 2021 melalui jalur tes yang diselenggarakan.

Kedua jalur ini bisa dipilih untuk masuk ke PTN yang diinginkan. Namun, sebelum menentukan kampus tujuan, alangkah baiknya untuk menentukan jurusan kuliah yang diminati. Jadi jangan sampai nanti salah memilih jurusan hingga berdampak dalam proses belajar. Akan tetapi, ada baiknya bagi calon mahasiswa untuk memahami tips yang dilansir oleh Ditjen Dikti untuk menentukan jurusan kuliah.

1. Mengetahui minat dan hobi

Saat memilih jurusan kuliah, kamu harus mengetahui minat dan hobi yang dimiliki. Ketika itu terjadi, maka akan membantu dirimu untuk menikmati Pendidikan di bangku kuliah sebagai mahasiswa.

2. Mengetahui potensi diri

Selain minat dan hobi yang harus dipahami, kamu juga perlu mengetahui potensi diri yang dimiliki saat memilih jurusan kuliah. Apabila paham akan potensi diri yang dimiliki, maka kamu akan lebih optimal serta menempuh pendidikan di bangku kuliah dengan cepat.  

3. Pertimbangkan peluang karir

Sebelum memilih jurusan kuliah, baiknya kamu juga harus mempertimbangkan peluang karir dari jurusan tersebut setelah dapat menempuh kelulusan. Apabila jurusan kuliah yang dipilih memiliki peluang karir yang menjanjikan di masa mendatang, maka kamu harus memilihnya dengan cepat dan tanpa ragu.

4. Konsultasi dengan para ahli

Kamu memilih jurusan kuliah juga bisa mengkonsultasikannya dengan para ahli. Yakni, guru Bimbingan Konseling (BK), orangtua, mahasiswa di jurusan terkait, lembaga psikolog, atau lembaga bimbingan karir.

5. Minta pendapat dari orang terdekat

Dengan minta pendapat dari orang lain, maka terlihat potensi yang kamu miliki dari orang lain. Ketika tahu potensi yang dimiliki, maka membuat dirimu lebih mudah dalam menentukan jurusan kuliah.

6. Sesuaikan dengan kemampuan finansial yang dimiliki

Setiap jurusan kuliah memang membutuhkan pengeluaran dana yang berbeda-beda. Untuk itu, sebelum memilih jurusan kuliah, kamu harus perhitungkan dana pribadi yang dimiliki.

7. Lakukan personality test

Memang tidak sepenuhya akurat, tetapi personality test bisa membantu dirimu menganalisis minat, nilai-nilai, karakter, kelebihan, dan kekurangan yang dimiliki. Dengan begitu, kamu lebih mudah menentukan jurusan kuliah.

Memang banyak jurusan kuliah dan kampus yang begitu menggoda untuk diambil. Untuk itu, paham 7 tips di atas, agar kamu tidak salah pilih jurusan kuliah. Baca juga: 6 Jurusan Kuliah Sulit Masuk dan Lulus, Ada Pilihanmu? Jangan sampai salah memilih jurusan kuliah, agar kamu tidak menyesal di kemudian hari.

BERITA TERKAIT

Tantangan Pembelajaran Teman Tuli di Saat Pandemi

  Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Siberkreasi dan Kitatama mengadakan Webinar Digital Society dengan…

Pentingnya Memetakan Para Alumni

    Selain menciptakan lulusan yang bagus, perguruan tinggi juga perlu memetakan para alumninya. Keberadaan alumni adalah bagian penting untuk…

Etika Mengirim Tugas Via Email ke Dosen

    Pandemi Covid19 memaksakan pembelajaran secara daring. Tak hanya sekedar menyampaikan materi lewat online, mengumpulkan tugas juga mengandalkan email.…

BERITA LAINNYA DI

Tantangan Pembelajaran Teman Tuli di Saat Pandemi

  Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Siberkreasi dan Kitatama mengadakan Webinar Digital Society dengan…

Pentingnya Memetakan Para Alumni

    Selain menciptakan lulusan yang bagus, perguruan tinggi juga perlu memetakan para alumninya. Keberadaan alumni adalah bagian penting untuk…

Etika Mengirim Tugas Via Email ke Dosen

    Pandemi Covid19 memaksakan pembelajaran secara daring. Tak hanya sekedar menyampaikan materi lewat online, mengumpulkan tugas juga mengandalkan email.…