BEI Cetak Pertumbuhan Investor di Sumut

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan jumlah investor pasar mdoal di Sumut sepanjang tahun 2020 kemarin mencapai 85.267 investor dengan nilai transaksi Rp30, 571 triliun,”Sangat disyukuri di tengah pandemi Covid-19, investor pasar modal di Sumut justru naik hingga 35.244 dari 2019 yang masih 50.023 investor,"kata Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumut, Muhammad Pintor Nasution di Medan, kemarin.

Disampaikannya, penambahan jumlah investor di tahun lalu sebanyak 35.244 tersebut bahkan jauh di atas target peningkatan di tahun itu setelah revisi yang hanya 12.000 investor. Penambahan investor, katanya, terjadi hampir di setiap bulan. Di posisi Januari 2020 misalnya, jumlah investor masih 50.812 dengan nilai transaksi Rp9, 326 triliun. Sementara di Juni sudah sebanyak 58.880 dan di Desember 85 267 investor.

Meski tahun ini belum ditetapkan, dirinya berharap dan optimis jumlah investor dapat bertambah lagi. Apalagi, ujar Pintor, minat kalangan milenial berusia 18-25 tahun untuk menjadi investor pasar modal semakin tinggi. Pada 2020. jumlah investor berusia 18-25 tahun sebanyak 27.258."Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia sangat menyenangkan,"ungkapnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham Global Teleshop

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT…

Terapkan Anti Suap Dorong GCG WIKA

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia, Toto Pranoto menilai penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang dijalankan oleh PT Wijaya Karya…

BCA Berikan Bantuan Korban Banjir di Kalsel

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam dan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)…

BERITA LAINNYA DI

BEI Suspensi Saham Global Teleshop

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT…

Terapkan Anti Suap Dorong GCG WIKA

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia, Toto Pranoto menilai penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang dijalankan oleh PT Wijaya Karya…

BCA Berikan Bantuan Korban Banjir di Kalsel

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam dan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)…