Bantu Cegah Penyebaran Virus Corona - Antis Bagi Bagi Healthy Kit Ke Penumpang Pesawat

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam pencegahan penyebaran virus corona di awal tahun baru 2021, Antis pelopor hand sanitizer di Indonesia ikut berpartisipasi melaksanakan tradisi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta didalam program “Care To Action”, dengan memberikan cinderamata sebagai ungkapan selamat tahun baru di malam pergantian tahun baru kepada penumpang yang akan melintas keluar dan masuk wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Cinderamata kali ini sebagai bentuk pengingat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, Kanim Soetta memberikan bingkisan kesehatan (healthy kit) yang berisi masker dan Antis. Healthy kit ini diberikan kepada WNI dan WNA penumpang pesawat Japan Airlines & Cathay Pasific yang mendarat di momen pergantian tahun, juga kepada stakeholders Bandara International Soekarno-Hatta seperti, Aviation Security, Airlines Crew, Cabin Crew, dan lainnya.

Ryan Tirta, Chief Sales & Marketing Enesis Group dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan bahwa kolaborasi Antis dengan fasilitas transportasi udara dan maskapai penerbangan terus di lakukan, sebelumnya Antis berbagi dengan Kantor Kepala Kesehatan Pelabuhan Bandara dan juga berkolaborasi dengan maskapai Citilink. Antis memiliki misi untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mendukung penerapan perilaku hidup bersih sehat melalui kebersihan tangan sehingga seluruh kegiatan dengan misi yang sama. “Antis sangat terbuka untuk berkontribusi,” ujar Ryan.

Sementara Romi Yudianto, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menambahkan, diperlukan partisipasi dari seluruh komponen untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebagai penjaga pintu gerbang negara, Imigrasi Soekarno-Hatta turut ambil bagian untuk mendukung kebijakan pemerintah melalui Satgas Covid-19. kegiatan ini adalah bentuk partisipasi kami”, ungkap Romi.

Pembagian healthy kit ini merupakan bentuk partisipasi dalam menyosialisasikan Gerakan 5M yakni: menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Program lainnya yang juga akan digelar oleh Kanim Soetta adalah pembagian healthy kit bagi 100 pemohon paspor pertama pada Senin, 4 Januari 2021.

Asal tahu saja, penyebaran dan penularan virus corona di dunia, termasuk Indonesia belum terkendali. Bahkan, menjelang akhir tahun 2020, ditemukan varian baru virus corona yang disebut lebih menular. Upaya pencegahan penyebaran virus corona dilakukan dengan berbagai langkah, seperti menerapkan protokol kesehatan yang ditentukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Masyarakat tidak boleh lengah dalam menerapkan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari kerumunan atau menjaga jarak.

Pakar Epidemiologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Bayu Satria Wiratama seperti dikutip kompas pernah bilang, risiko penularan virus masih tinggi, apalagi di tempat-tempat ramai. Menurut dia, lebih baik masyarakat tetap tinggal di rumah, dengan tetap tidak mengundang banyak orang. "Rumusnya ventilasi, durasi, jarak, dan 3M. Kalau outdoor terus ramai sekali sehingga tidak bisa jaga jarak dan pakai masker kurang benar atau tidak standar ya risikonya tetap tinggi," ujar Bayu.

Bayu menegaskan, akan percuma jika di rumah saja tetapi mengundang teman-teman atau orang yang tidak diketahui risiko yang dibawanya. Risiko akan meningkat seiring dengan semakin banyak orang. "Indoor lebih bahaya dari outdoor, apalagi keramaian yang orang-orangnya tidak bisa disiplin dengan masker," kata dia. Jika terpaksa harus bepergian, diimbau untuk memilih tempat yang tidak ramai dan terbuka. "Lebih bagus lagi lihatnya dari mobil, masker always on (selalu dipakai) dan pakai yang standar dengan cara yang benar,"kata Bayu.

BERITA TERKAIT

Peduli Bencana, JNE Gratiskan Biaya Pengiriman Bantuan

Musibah bencana alam di awal tahun 2021 memberikan keprihatinan bagi bangsa ini di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga…

Bandara Ngurah Rai Salurkan CSR Rp 4,2 Miliar

PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali telah menyalurkan dana Corporate Social Responsibility…

Samsung Ajarkan 3700 Warga Biak Melek Teknologi - Bantu Pengembangan dan Kecakapan

Semangat untuk membuka akses dan membangun kualitas pendidikan yang bermutu di daerah terpencil, khususnya di Papua menjadi misi hadirnya Samsung…

BERITA LAINNYA DI CSR

Peduli Bencana, JNE Gratiskan Biaya Pengiriman Bantuan

Musibah bencana alam di awal tahun 2021 memberikan keprihatinan bagi bangsa ini di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga…

Bandara Ngurah Rai Salurkan CSR Rp 4,2 Miliar

PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali telah menyalurkan dana Corporate Social Responsibility…

Samsung Ajarkan 3700 Warga Biak Melek Teknologi - Bantu Pengembangan dan Kecakapan

Semangat untuk membuka akses dan membangun kualitas pendidikan yang bermutu di daerah terpencil, khususnya di Papua menjadi misi hadirnya Samsung…