MNC Bank Tingkatkan Layanan Mobile Banking

 

NERACA

Jakarta - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank terus meningkatkan kemampuan aplikasi mobile banking miliknya, Motion, seiring jumlah transaksi digital yang terus melonjak bersamaan dengan pandemi yang masih berlangsung hingga kini. Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengatakan perbankan digital adalah bisnis masa depan yang semakin mendekat, karena kebiasaan baru masyarakat akibat pandemi.

"Saat ini, semua bank di Indonesia berada pada posisi yang relatif sama pada lini perbankan digital. Karena itu, MNC Bank terus membangun aplikasi Motion agar kompetitif sesuai visi menjadi bank masa depan yang berlandaskan teknologi terkini," ujar Mahdan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (6/1).

Mahdan menuturkan, tahun 2020 telah berlalu, sebuah tahun yang sangat penuh tantangan bagi industri keuangan dan perbankan. Namun, tantangan yang dihadirkan oleh pandemi COVID-19 selama 2020 diramalkan tidak serta-merta surut di pada 2021 meski vaksin sudah dapat didistribusikan.

Masyarakat baik global maupun di Indonesia diprediksi tetap mengutamakan kesehatan, kenyamanan, dan keamanan diri serta keluarga dalam beraktivitas. Oleh karena itu, transaksi perbankan menggunakan ponsel pun diproyeksi terus meningkat.

Proyeksi penduduk Indonesia pada 2025 versi Bappenas mencapai 284,8 juta jiwa. Bila dipadukan dengan proyeksi pengguna ponsel pintar di Indonesia pada 2025 versi Statista yang mencapai 89 persen, maka berarti pangsa pasar transaksi perbankan di Indonesia pada 2025 dapat mencapai 253,4 juta jiwa.

Menurut Mahdan, hal tersebut tentu sebuah pangsa pasar yang sangat besar dan mengingat tren penggunaan transaksi perbankan melonjak karena pandemi COVID-19, maka tidak salah bila penggarapan transaksi perbankan secara digital menjadi fokus utama dari perseroan.

"Semenjak pengenalannya ke masyarakat pada 17 Agustus 2020, Motion terus ditingkatkan kemampuannya berdasarkan masukan dari nasabah. Motion MNC tercatat telah mencapai versi 1.0.7 atau telah 7 kali ditingkatkan kemampuannya," ujar Mahdan.

Mahdan menuturkan, pada versi terbaru Motion, yakni 1.0.7, fitur andalan yang paling dinikmati nasabah adalah top up e-wallet, tidak hanya satu jenis, tetapi top up kepada semua e-wallet terkemuka lainnya.
​​​​
Selain itu, nasabah dapat membeli pulsa kapanpun dimanapun, serta membeli paket data dari operator selular apapun juga. Seluruh fitur tersebut melengkapi fitur lainnya yang telah tersedia, mulai dari keamanan biometric, pembuatan menu transaksi favorit, penyamaran nominal saldo rekening dengan asterisk, dan fitur-fitir lainnya.

Selain untuk transaksi perbankan nasabah rekening simpanan, Motion juga dapat digunakan oleh pengguna kartu kredit MNC Bank. Mulai dari aktivasi kartu kredit, pembuatan dan penggantian PIN kartu kredit, informasi transaksi seketika, ringkasan pemakaian kartu kredit, hingga pembayaran kartu kredit serta info promo tersedia pada Motion.

"Bahkan Motion memberikan kenyamanan pembayaran kartu kredit yang tanpa biaya tambahan serta langsung efektif, sehingga tidak perlu menunggu berhari-hari agar kartu kredit dapat segera digunakan berbelanja kembali," kata Mahdan.

BERITA TERKAIT

Standard Chartered Bank Terus Perkuat Posisi Di Segmen Menegah Atas

    NERACA Jakarta – Head of Consumer, Private and Business Banking, Standard Chartered Bank Indonesia, Jeffrey Tan menyampaikan bahwa…

Pembentukan Holding Ultra Mikro Dituding Tidak untuk Kesejahteraan Rakyat

  NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Faisal Basri menyebut rencana pembentukan holding ultra mikro yang ingin menggabungkan tiga BUMN yaitu…

Digitalisasi Produk Pegadaian di Aplikasi LinkAja

  NERACA Jakarta - PT Pegadaian (Persero) secara resmi berkolaborasi dengan LinkAja dalam menghadirkan fitur layanan Pegadaian di aplikasi LinkAja.…

BERITA LAINNYA DI Jasa Keuangan

Standard Chartered Bank Terus Perkuat Posisi Di Segmen Menegah Atas

    NERACA Jakarta – Head of Consumer, Private and Business Banking, Standard Chartered Bank Indonesia, Jeffrey Tan menyampaikan bahwa…

Pembentukan Holding Ultra Mikro Dituding Tidak untuk Kesejahteraan Rakyat

  NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Faisal Basri menyebut rencana pembentukan holding ultra mikro yang ingin menggabungkan tiga BUMN yaitu…

Digitalisasi Produk Pegadaian di Aplikasi LinkAja

  NERACA Jakarta - PT Pegadaian (Persero) secara resmi berkolaborasi dengan LinkAja dalam menghadirkan fitur layanan Pegadaian di aplikasi LinkAja.…