Herbal Ini Bisa Redakan Sakit Kepala

Sakit kepala mungkin terdengar seperti masalah yang ringan, tapi tak bisa dipungkiri hal itu cukup mengganggu aktivitas hingga mood sehari-hari bila tak langsung diatasi.

Kopi hingga obat warung kerap dipilih meredakan sakit kepala, tapi bila Anda cukup sering mengalami ini ada baiknya gunakan obat herbal sakit kepala untuk mengatasinya. Berikut obat herbal sakit kepala yang bisa Anda coba di rumah, sebagaimana dilansir Food NDTV.

Jahe

Dipuji sebagai ramuan untuk sakit kepala, jahe adalah obat rumahan untuk bantuan instan. Ini membantu mengurangi peradangan pembuluh darah di kepala, sehingga mengurangi rasa sakit. Dan karena merangsang pencernaan, ini juga membantu meredakan mual yang terjadi selama migrain. Anda dapat mencobanya dengan membuat mencampurkan jahe dan lemon yang juga terasa menyegarkan.

Minyak peppermint

Dengan aromanya yang menyegarkan, peppermint membantu membuka pembuluh darah yang tersumbat yang menyebabkan sakit kepala. Ini mengandung mentol yang membantu mengatur aliran darah dalam tubuh. Hirup aroma dengan tenang di ruangan yang sejuk dan gelap. Anda juga bisa mencampurkan 3 tetes minyak peppermint dalam satu sendok makan minyak almond, atau cukup tambahkan sedikit air dan pijat pelipis atau bagian belakang leher Anda dengannya.

Kayu Manis

Kayu manis adalah rempah ajaib yang dikenal sebagai salah satu obat sakit kepala yang efektif. Ingin tahu bagaimana cara menggunakannya? Giling beberapa batang kayu manis menjadi bubuk, dan tambahkan air untuk membuatya menjadi pasta kental. Oleskan di dahi dan pelipis Anda dan berbaring selama 30 menit. Kemudian bersihkan dengan air hangat.

Apel

Baik apel dan cuka sari apel dapat digunakan untuk melawan sakit kepala. Mereka membantu memulihkan keseimbangan asam-basa dalam tubuh. "Campurkan setengah cangkir cuka sari apel dengan setengah cangkir air dan rebus dalam panci tertutup. Angkat dari api, pegang handuk di atas kepala Anda dan hirup uapnya perlahan-lahan. Ini akan memberikan bantuan instan dari sakit kepala sinus," kata Dr. Supriya Bali, Rumah Sakit Max.

BERITA TERKAIT

Bahaya Berbaring Setelah Makan

Perut begah setelah makan terkadang mendorong hasrat untuk berbaring atau rebahan sejenak. Kondisi tersebut mungkin membuat Anda merasa nyaman, tapi…

6 Bulan Usai Sembuh, Pasien Covid-19 Masih Bergejala

Sebuah penelitian di China menemukan sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 masih mengalami berbagai gejala enam…

Parasit dalam Daging Setengah Matang Picu Risiko Kanker Otak

Sebagian orang, lebih memilih daging yang dimasak setengah matang untuk mendapatkan tekstur juicy saat menikmatinya. Namun, kini sebuah penelitian terbaru…

BERITA LAINNYA DI Kesehatan

Bahaya Berbaring Setelah Makan

Perut begah setelah makan terkadang mendorong hasrat untuk berbaring atau rebahan sejenak. Kondisi tersebut mungkin membuat Anda merasa nyaman, tapi…

6 Bulan Usai Sembuh, Pasien Covid-19 Masih Bergejala

Sebuah penelitian di China menemukan sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 masih mengalami berbagai gejala enam…

Parasit dalam Daging Setengah Matang Picu Risiko Kanker Otak

Sebagian orang, lebih memilih daging yang dimasak setengah matang untuk mendapatkan tekstur juicy saat menikmatinya. Namun, kini sebuah penelitian terbaru…