PP Presisi Raih Kontrak Baru Rp 2,3 Triliun

NERACA

Jakarta – Sampai dengan per November 2020, PT PP Presisi Tbk. (PPRE) membukukan kontrak baru senilai Rp2,3 triliun atau melampaui target sepanjang 2020 yang dipatok Rp2,2 triliun. Sekretaris Perusahaan PP Presisi, Adelia Auliyanti dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, tambahan kontrak baru berasal dari proyek Bendungan Tamblang di Buleleng, Bali; Pabrik Semen Kobexindo di Sangata, Kalimantan Timur; Jalan Akses Kertajati di Jawa Barat; serta Kawasan Industri Batang di Jawa Tengah. 

Disampaikannya, kontrak-kontrak baru tersebut melengkapi kontrak-kontrak baru yang telah diperoleh perseroan sebelumnya yang sebagian besar merupakan proyek-proyek strategis nasional. Saat ini, anak usaha dari PTPP ini tengah ikut dalam proyek pembangunan bendungan Way Apu di Maluku, jalan Trans Selatan Jawa Lot 6 & 7 di Jawa Timur dan  jalan Tol Semarang-Demak.

PPRE juga menggarap kontrak dari proyek jalan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim, Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat, PLTU Timor di Nusa Tenggara Timur, serta jalan Tol Probowangi di Jawa Timur. Adelia melanjutkan bahwa perolehan kontrak baru pada masa pandemi ini seiring dengan strategi perseroan lewat program quick win. Untuk menangkap tender proyek, perseroan melakukan perluasan ke pasar eksternal baik swasta maupun pemerintah di luar Grup PT PP.

Selain itu, bersama dengan PT PP (Perero) Tbk. juga dilakukan peningkatan sinergi dan kolaborasi. Dari sisi pengembangan bisnis, PPRE juga tengah melakukan feasibility study pada beberapa prospek jasa tambang mineral di Sulawesi dan Kalimantan,”PP Presisi juga mulai memperluas pengembangan di bidang jasa pertambangan dengan dimulainya pekerjaan tambang batubara di Kalimantan Timur yang dilakukan oleh entitas anak (LMA),” kata Adelia.

Asal tahu saja, PPRE pada tahun ini memangkas target perolehan kontrak baru menjadi Rp2,2 triliun dari sebelumnya Rp7 triliun. Hal itu disebabkan oleh dampak pandemi yang mengganggu aktivitas ekonomi dan industri. Berdasarkan laporan keuangan per Semester I/2020, PPRE membukukan penurunan pendapatan sebesar 37,62% year-on-year (yoy) menjadi Rp997,11 miliar dari sebelumnya Rp1,59 triliun.

Penurunan itu pun menjadi salah satu penyebab koreksi laba yang dapat diatribusikan kepada pemillik entitas induk sebesar 88,22% yoy menjadi Rp18,84 miliar dari sebelumnya Rp159,98 miliar. PP Presisi juga sudah mengerjakan proyek pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, kawasan industri Batang serta proyek pembangunan jalan hauling batubara, Tabang, Kalimantan Timur.Dengan percepatan penyelesaian pada sejumlah kontrak tersebut kami menargetkan dapat mengantongi laba bersih hingga Rp 100 miliar dan pendapatan berkisar Rp 2,8 triliun- 3,1 triliun

Sementara itu sebagai langkah memperluas sayap bisnisnya, PP Presisi berencana melakukan diversifikasi bisnis dengan memasuki jasa pertambangan batubara, nikel dan bauksit. Perseroan menilai bisnis batubara memiliki potensi yang sangat besar saat ini.

 

BERITA TERKAIT

Surat Utang Tenor Pendek Dominasi 2020

NERACA Jakarta - Penerbitan surat utang atau obligasi dengan tenor pendek hingga menengah mendominasi pada 2020. Berdasarkan data PT Pemeringkat…

Kinerja Keuangan Payah - Saham Bakrie Telecom Terancam Didelisting

NERACA Jakarta – Masa kejayaan bisnis telekomunikasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mulai sirna seiring dengan ketatnya persaingan bisnis. Tengok…

Tarik Modal Anak Usaha - Indospring Raih Modal Segar Rp 33,75 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Indospring Tbk (INDS) akan menerima dana sebesar Rp33,75 miliar dari…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Surat Utang Tenor Pendek Dominasi 2020

NERACA Jakarta - Penerbitan surat utang atau obligasi dengan tenor pendek hingga menengah mendominasi pada 2020. Berdasarkan data PT Pemeringkat…

Kinerja Keuangan Payah - Saham Bakrie Telecom Terancam Didelisting

NERACA Jakarta – Masa kejayaan bisnis telekomunikasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mulai sirna seiring dengan ketatnya persaingan bisnis. Tengok…

Tarik Modal Anak Usaha - Indospring Raih Modal Segar Rp 33,75 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Indospring Tbk (INDS) akan menerima dana sebesar Rp33,75 miliar dari…