SMMA Suntik Modal Anak Usaha Rp 264 Miliar

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) melakukan penambahan modal anak usahanya yakni PT Jakarta Teknologi Utama sebesar Rp 264,09 miliar. Direktur Utama SMMA, Doddy Susanto dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, transaksi ini telah selesai dilakukan pada tanggal 24 November lalu dan adapun penyertaan modal tersebut bukan bersifat material lantaran tidak melebihi 20% dari ekuitas perseroan. “Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta penting terhadap perseroan dari segi operasional maupun keuangan perseroan,’ jelasnya.

Setelah transaksi ini, maka kepemilikan saham Sinarmas Multiartha menjadi sebanyak 99,99% yakni 1.128.092 lembar saham, senilai Rp 564,04 miliar dari sebelumnya Rp 299,95 miliar atau 599,00 lembar saham. Sedangkan 0,01% sisanya dimiliki oleh PT Kalibesar Raya Utama dengan jumlah saham 100 lembar, senilai Rp 50 juta. Terbaru, Sinarmas Multiartha memberikan pinjaman sebanyak Rp 31,25 miliar terhadap anak usahanya yang bergerak di bidang finansial yakni PT AB Sinar Mas Multifinance. Perseroan mematok suku bunga pinjaman sebesar 9% efektif per annum yang dibayarkan setiap akhir bulan atau pada saat jatuh tempo. Sumber dana pinjaman ini berasal dari obligasi berkelanjutan I Sinarmas Multiartha Tahap I 2020.

 

BERITA TERKAIT

Garuda Bidik Pendapatan Rp 40,18 Triliun

Tahun ini, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menargetkan pendapatan 50% dari pendapatan 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 pada 2021.…

BEI Suspensi Saham DCI Indonesia

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara (suspensi) atas perdagangan saham…

Optimis Tangkap Peluang di 2021 - Modernland Realty Siapkan Apartemen Elegan dan Berkelas

Tahun 2021 menjadi tahun pemulihan ekonomi menjadi optimisme PT Modernland Realty Tbk dalam memacu pertumbuhan bisnis propertinya. Menangkap peluang  bisnis yang…

BERITA LAINNYA DI

Garuda Bidik Pendapatan Rp 40,18 Triliun

Tahun ini, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menargetkan pendapatan 50% dari pendapatan 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 pada 2021.…

BEI Suspensi Saham DCI Indonesia

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara (suspensi) atas perdagangan saham…

Optimis Tangkap Peluang di 2021 - Modernland Realty Siapkan Apartemen Elegan dan Berkelas

Tahun 2021 menjadi tahun pemulihan ekonomi menjadi optimisme PT Modernland Realty Tbk dalam memacu pertumbuhan bisnis propertinya. Menangkap peluang  bisnis yang…