Investor Disarankan Pilih Reksa Dana ETF

Di tengah volatiliras yang masih tinggi, investor disarankan untuk memilih produk investasi Exchange Traded Fund (ETF) atau reksa dana terbuka berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek. "Karena volatilitas yang masih sangat tinggi, kami sarankan investor bisa memanfaatkan fitur fleksibilitas dalam transaksi pada reksadana ETF," kata Direktur Utama PT Insight Investments Management, Ekiawan Primaryanto dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Ekiawan menjelaskan, fitur yang tersedia pada ETF memungkinkan investor bisa seperti trader, sehingga bisa hit and run alias melakukan aksi beli dan jual dalam waktu singkat. Jika investor berinvestasi di reksadana konvensional yang cenderung beli dan tahan (buy and hold), lanjut Ekiawan, investor akan sulit mendapatkan imbal hasil maksimal.”Investor bisa menerapkan strategi trading dengan melihat potensi downside dan upsidenya melalui investasi di Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index," ujar Ekiawan.

Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index resmi diluncurkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Juni 2020 dan telah berhasil memberikan imbal hasil sebesar 11,39%. Reksa dana tersebut ditujukan untuk memberi hasil investasi yang optimal melalui ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi di BEI. Menunjuk PT Bank Central AsiaTbk sebagai bank kustodian, net asset value (NAV) per unit reksa dana tersebut hanya Rp100 atau merupakan salah satu yang terendah di industri.




BERITA TERKAIT

BEI Catat 30 Perusahaan Berniat Gelar IPO

Meski tahun ini jumlah IPO tidak sebesar dibandingkan tahun lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih optimis minat perusahaan yang…

Damai Sejahtera Bidik IPO Rp 46,207 Miliar

Perkuat modal guna pengembangan usaha, PT Damai Sejahtera Abadi Tbk melakukan penawaran umum saham ke publik sebanyak 457.500.000 lembar saham…

Pefindo Rating AAA Obligasi Adira Finance

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat AAA untuk kredit korporasi dan oblilgasi konvesional PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk…

BERITA LAINNYA DI

BEI Catat 30 Perusahaan Berniat Gelar IPO

Meski tahun ini jumlah IPO tidak sebesar dibandingkan tahun lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih optimis minat perusahaan yang…

Damai Sejahtera Bidik IPO Rp 46,207 Miliar

Perkuat modal guna pengembangan usaha, PT Damai Sejahtera Abadi Tbk melakukan penawaran umum saham ke publik sebanyak 457.500.000 lembar saham…

Pefindo Rating AAA Obligasi Adira Finance

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat AAA untuk kredit korporasi dan oblilgasi konvesional PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk…