Laba Media Nusantara Citra Terkoreksi 17,53%

NERACA

Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) di kuartal tiga 2020 di luar ekspektasi pelaku pasar. Pasalnya, pada akhir September tahun 2020 mencatatkan laba bersih Rp1,373 triliun atau turun 17,53% dibanding akhir kuartal III 2019 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,665 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, perseroan membukukan pendapatan usaha pada akhir kuartal III tahun 2020 tercatat sebesar Rp5,962 triliun atau turun 4,92% dibanding periode yang sama tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp6,271 triliun. Tapi beban langsung  tercatat sebesar Rp2,311 triliun atau turun 3,18% dibanding akhir kuartal III 2019, yang tercatat sebesar Rp2,387 triliun.

Sehingga perseroan membukukan laba kotor pada akhir kuartal III 2020 sebesar Rp3,65 triliun atau  turun 5,92% dibandingkan dengan akhir kuartal III 2019, yang mencatat laba kotor Rp3,88 triliun. Selain itu, pada sisi ekuitas  tercatat senilai Rp13,97 triliun atau  tumbuh 11,58% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp12,52 triliun.

Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp4,46 triliun atau mengalami penyusutan 16% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp5,31 triliun. Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp18,43 triliun  atau naik 3,36% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat senilai Rp17,83 triliun. Kemudian kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp1,168 triliun  atau turun 4,4% dibandingkan akhir III 2019 yang tercatat Rp1,222 triliun.

Sebelumnya, Head of Investor Relations Media Citra Nusantara, Fadel Putra seperti dikutip kontan pernah bilang, perseroan mengaku optimistis pendapatan dari bisnis digital masih akan tumbuh di semester II-2020. Disampaikannya, pendapatan social media akan meningkat karena performa channel-channel MNCN di youtube terus meningkat,’Setiap bulan mendapat views rata-rata sebesar 2 miliar views,"ujarnya.

Selain itu, baru-baru ini MNCN juga telah menggandeng Facebook untuk mengunggah konten dari pustaka milik MNCN. Menurutnya, pendapatan dari kerjasama dengan Facebook ini baru akan tercermin pada semester II ini lantaran perusahaan ini baru meneken kontrak pada Mei 2020. Fadel menambahkan, untuk segmen portal berita juga mengalami pertumbuhan yang stabil, yang mana tercatat visitor mencapai 20 juta-25 juta daily unique visitor per harinya. "RCTI OTT Media service performanya juga akan positif, karena akhir Agustus ini kita akan launch 2 fitur baru, yaitu, user generated content untuk format talent search competition yang memang dibuat secara khusus untuk RCTI+,"katanya.

MNCN juga akan merilis Games aggregator. Disampaikannya, kedua fitur baru ini akan meningkatkan traffic dan engagement pada apps RCTI+, yang per Juni kemarin sudah memperoleh lebih dari 10 juta MAU. Terakhir, Media Nusantara Citra juga terus mengembangkan konten digital. Pasalnya perusahaan ini sekarang banyak menjual konten-konten ke platform media ternama.

BERITA TERKAIT

TUGU Sisakan Dana IPO Rp 298,9 Miliar

NERACA Jakarta – Sejak pertama listing di pasar modal hingga saat ini, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) masih…

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Transkon Fokus Perluasan Jaringan Operasional

NERACA Jakarta -Guna mengajar pertumbuhan bisnisnya di tahun ini, PT Transkon Jaya Tbk. (TRJA) telah menyusun sejumlah strategi bisnis. Corporate…

WIKA Realisasikan Belanja UMKM Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2020 kemarin, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melakukan pembelanjaan atau spending kepada pelaku  usaha mikro…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

TUGU Sisakan Dana IPO Rp 298,9 Miliar

NERACA Jakarta – Sejak pertama listing di pasar modal hingga saat ini, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) masih…

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Transkon Fokus Perluasan Jaringan Operasional

NERACA Jakarta -Guna mengajar pertumbuhan bisnisnya di tahun ini, PT Transkon Jaya Tbk. (TRJA) telah menyusun sejumlah strategi bisnis. Corporate…

WIKA Realisasikan Belanja UMKM Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2020 kemarin, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melakukan pembelanjaan atau spending kepada pelaku  usaha mikro…