Surya Citra Media Raih Pinjaman Rp 1,5 Triliun

NERACA

Jakarta – Danai pengembangan bisnis, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) meraih fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun dari PT Bank HSBC Indonesia. Dana ini nantinya dimanfaatkan untuk membiayai modal kerja perusahaan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur Utama Surya Citra Media, Sutanto Hartono, fasiltas pinjaman tersebut didapatkan perseroan pada 20 November 2020 dengan tenor 36 bulan. "Fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk tujuan umum perseroan dan modal kerja,"ujarnya.

Belum lama ini, induk usaha dari Surya Citra Televisi dan Indosiar Visual Mandiri ini telah merealisasikan pembelian kembali (buy back) saham sebanyak 1,22 miliar saham atau 8,25% dari total modal yang disetor. Total dana yang dikeluarkan untuk pembelian kembali dari periode 5 Desember 2018 sampai 31 Oktober 2020 adalah Rp 1,33 triliun.

Hingga kuartal III-2020, Surya Citra Media membukukan laba periode berjalan setelah penyesuaian rugi merging entities sebesar Rp 911,14 miliar. Nilai ini turun tipis 0,09%, dibandingkan periode kuartal III-2019 yang mencapai Rp 912,04 miliar. Penurunan laba ini seiring dengan penurunan pendapatan perusahaan sebesar 13,52% dari Rp 4,14 triliun menjadi Rp 3,58 triliun hingga kuartal III-2020. Kendati pendapatan dan laba menurun, aset perusahaan masih naik 2,68% dari Rp 6,71 triliun pada akhir 2019 menjadi Rp 6,89 triliun pada kuartal III-2020.

Perseroan menjelaskan, peningkatan ini ditopang oleh aset lancar sebesar Rp 3,74 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp 3,14 triliun. Liabilitas perusahaan juga meningkat menjadi Rp 1,32 triliun pada kuartal III-2020 dari Rp 1,22 triliun pada akhir 2019. Liabilitas ini dikontribusi oleh liabilitas jangka panjang sebesar Rp 277,06 miliar dan liabilitas jangka pendek sebesar Rp 1,04 triliun. Sedangkan ekuitas tercatat mencapai Rp 5,57 triliun. Tambahan modal disetor sebesar Rp 401,8 miliar dan adanya saldo laba sebesar Rp 4,7 triliun menopang perolehan ekuitas tersebut.

Menurut analis Sinarmas Sekuritas, Kharel Devin Fielim, solidnya kinerja keuangan Surya Citra Media menjadi alasan Sinarmas Sekuritas merevisi naik target kinerja keuangan perseroan tahun 2020 dan 2021.“Kami meyakini bahwa perseroan dapat menunjukkan pertumbuhan yang kuat, karena didukung oleh kemampuan menangkap peluang pemulihan belanja iklan televisi dalam beberapa bulan mendatang,” tulis dia dalam risetnya.

 

BERITA TERKAIT

TUGU Sisakan Dana IPO Rp 298,9 Miliar

NERACA Jakarta – Sejak pertama listing di pasar modal hingga saat ini, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) masih…

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Transkon Fokus Perluasan Jaringan Operasional

NERACA Jakarta -Guna mengajar pertumbuhan bisnisnya di tahun ini, PT Transkon Jaya Tbk. (TRJA) telah menyusun sejumlah strategi bisnis. Corporate…

WIKA Realisasikan Belanja UMKM Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2020 kemarin, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melakukan pembelanjaan atau spending kepada pelaku  usaha mikro…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

TUGU Sisakan Dana IPO Rp 298,9 Miliar

NERACA Jakarta – Sejak pertama listing di pasar modal hingga saat ini, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) masih…

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Transkon Fokus Perluasan Jaringan Operasional

NERACA Jakarta -Guna mengajar pertumbuhan bisnisnya di tahun ini, PT Transkon Jaya Tbk. (TRJA) telah menyusun sejumlah strategi bisnis. Corporate…

WIKA Realisasikan Belanja UMKM Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2020 kemarin, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melakukan pembelanjaan atau spending kepada pelaku  usaha mikro…