Investasikan Dana Rp 2,21 Triliun - Protelindo Rampungkan Akuisisi Menara XL

NERACA

Jakarta - PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) menyelesaikan akuisisi menara telekomunikasi milik PT XL Axiata Tbk. (EXCL). Corporate Secretary XL Axiata dalam keterbukaan informasi BEI di Jakarta, kemarin menyampaikan perseroan telah menyelesaikan seluruh transaksi jual beli menara telekomunikasi dengan Protelindo sebanyak 1.642 menara. Total nilai penjualan menara telekomunikasi mencapai Rp2,21 triliun.

XL Axiata telah menyelesaikan pengalihan sisa 11 menara, sehingga total pengalihan mencapai 1.642 menara. Jumlah itu berkurang dari rencana awal transaksi sebanyak 1.723 menara. Dampak transaksi tersebut bagi XL Axiata ialah status kepemilikan menara yang dialihkan tidak lagi dicatatkan sebagai aset perseroan. Adapun, transaksi pengalihan menara berlangsung dalam 5 tahap sejak Februari 2020.

Sementara itu, analis menilai aksi pembelian menara yang dilakukan oleh Protelindo, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yang juga merupakan entitas Grup Djarum bakal membawa dampak positif bagi kinerja perseroan.

Research Analyst Reliance Sekuritas, Anissa Septiwijaya mengatakan, akusisi menara oleh anak usaha Grup Djarum itu bakal memperkuat posisi TOWR sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.“EXCL juga telah menandatangani perjanjian sewa balik untuk periode 10 tahun atas menara yang dijual kepada Protelindo anak usaha TOWR. Dengan demikian TOWR telah mengantongi tambahan pendapatan untuk 10 tahun kedepan,” katanya.

Anissa menilai dengan transaksi akusisi itu tingkat net debt/EBITDA TOWR masih akan dibawah 3 kali karena posisi keuangan TOWR yang kuat. Selain itu, penjualan menara oleh EXCL dapat membuat kinerja perseroan menjadi lebih efisien. Hal itu, lanjutnya, dapat berdampak positif bagi laba bersih tahun ini.“EXCL juga dapat lebih fokus pada bisnis utamanya yaitu di bidang penyediaan layanan seluler dan mobile internet,” imbuhnya.

Sebagai informasi, EXCL ini berhasil membukukan pendapatan layanan (service revenue) di kuartal tiga 2020 sebesar Rp 18,3 triliun atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year). Adapun, jika diakumulasikan dengan pendapatan keseluruhan, total pendapatan EXCL sepanjang tahun berjalan hingga 30 September 2020 adalah Rp19,66 triliun, naik 5% secara yoy dari sebelumnya Rp18,73 triliun.

 

BERITA TERKAIT

Surat Utang Tenor Pendek Dominasi 2020

NERACA Jakarta - Penerbitan surat utang atau obligasi dengan tenor pendek hingga menengah mendominasi pada 2020. Berdasarkan data PT Pemeringkat…

Kinerja Keuangan Payah - Saham Bakrie Telecom Terancam Didelisting

NERACA Jakarta – Masa kejayaan bisnis telekomunikasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mulai sirna seiring dengan ketatnya persaingan bisnis. Tengok…

Tarik Modal Anak Usaha - Indospring Raih Modal Segar Rp 33,75 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Indospring Tbk (INDS) akan menerima dana sebesar Rp33,75 miliar dari…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Surat Utang Tenor Pendek Dominasi 2020

NERACA Jakarta - Penerbitan surat utang atau obligasi dengan tenor pendek hingga menengah mendominasi pada 2020. Berdasarkan data PT Pemeringkat…

Kinerja Keuangan Payah - Saham Bakrie Telecom Terancam Didelisting

NERACA Jakarta – Masa kejayaan bisnis telekomunikasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mulai sirna seiring dengan ketatnya persaingan bisnis. Tengok…

Tarik Modal Anak Usaha - Indospring Raih Modal Segar Rp 33,75 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Indospring Tbk (INDS) akan menerima dana sebesar Rp33,75 miliar dari…