Intiland Bukukan Marketing Sales Rp642 Miliar

NERACA

Jakarta – Di kuartal tiga 2020, PT Intiland Development Tbk (DILD) membukukan marketing sales sebesar Rp 642 miliar atau turun 25% dibandingkan periode sama tahun silam yang tercatat Rp 862 miliar. Sementara pendapatan emiten properti ini hingga kuartal III tahun ini turun 5% menjadi Rp 437 miliar dibandingkan periode sama 2019 sejumlah Rp 462 miliar. Penurunan dipicu dampak pandemi Covid-19. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Meski demikian, perseroan mengklaim marketing sales pada kuartal III-2020 menunjukkan tren positif, naik 31% secara kuartalan (quarter to quarter/q to q) dari Rp 227 miliar pada kuartal II-2020 menjadi Rp 298 miliar pada kuartal III-2020. Perseroan menyebutkan, kontribusi marketing sales berasal dari segmen hunian tapak, seperti Graha Natura, Serenia Hills, Talaga Bestari, 1Park Homes, South Grove, dan Magnolia Residence.

Perseroan telah merevisi target marketing sales tahun ini dari Rp 2,5 triliun menjadi Rp 1 triliun. Aksi ini dilakukan guna menghadapi ketidakpastian akibat pandemi. Di sisi lain, Intiland Development tengah memperkuat pasar properti residensial, khususnya untuk pengembangan kawasan perumahan. Perseroan baru-baru ini meluncurkan Sierra, sebuah pengembangan klaster baru yang mengusung konsep rumah pintar atau smart home untuk semua generasi di perumahan Serenia Hills, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, Permadi Indra Yoga menjelaskan, peluncuran klaster Sierra didorong momentum tren meningkatnya permintaan terhadap unit-unit rumah tapak. Bahkan, pada masa pandemi, penjualan segmen ini relatif masih tumbuh dibandingkan produk lainnya, khususnya yang berasal dari para pembeli akhir (end user).“Kami selalu berupaya memberikan produk properti terbaik bagi para konsumen, baik dari sisi konsep, kualitas, inovasi, maupun fasilitas. Unit-unit rumah di klaster Sierra menawarkan konsep hunian tropis yang modern, mewah, dan memenuhi beragam kebutuhan penghuni terhadap tempat tinggal yang nyaman, aman, dan mendukung produktivitas,” papar dia.

Peluncuran klaster Sierra, kata Permadi, merupakan bagian dari strategi Intiland untuk meningkatkan pertumbuhan usaha. Perseroan tahun ini fokus melakukan pengembangan baru pada proyek-proyek berjalan, khususnya pada segmen kawasan perumahan. Langkah itu, menurut dia, ditempuh menyusul kesuksesan Intiland meluncurkan klaster baru Dandelion di kawasan perumahan Graha Natura Surabaya, bulan lalu. “Kami optimistis peluncuran klaster Sierra mendapatkan sambutan baik dari konsumen meski di tengah pandemi Covid-19,” ujar dia.

BERITA TERKAIT

Segera Serah Terima Ke Pembeli - Modernland Cilejit Kebut Pembangunan

Dalam waktu yang relatif tidak lama lagi, proyek perumahan berskala kota (township) bernama Modernland Cilejit seluas 1.000 hektar di kawasan…

Dibalik Obligasi Wajib Konversi - Porsi Pemegang Saham KRAS Bakal Terdilusi

NERACA Jakarta-  Berkah mendapat dana pemulihan ekonomi dari pemerintah, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) siap merilis emisi obligasi wajib konversi…

Waskita Beton Bukukan Rugi Rp 1,142 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan akhir September 2020, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp1,142…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Segera Serah Terima Ke Pembeli - Modernland Cilejit Kebut Pembangunan

Dalam waktu yang relatif tidak lama lagi, proyek perumahan berskala kota (township) bernama Modernland Cilejit seluas 1.000 hektar di kawasan…

Dibalik Obligasi Wajib Konversi - Porsi Pemegang Saham KRAS Bakal Terdilusi

NERACA Jakarta-  Berkah mendapat dana pemulihan ekonomi dari pemerintah, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) siap merilis emisi obligasi wajib konversi…

Waskita Beton Bukukan Rugi Rp 1,142 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan akhir September 2020, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp1,142…