Cegah Penyebaran Covid-19 - PTPP Berbagi di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Komitmen untuk mendukung pemerintah dalam pemulihan terdampak pandemi Covid-19, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, menjadi alasan PT PP (Persero) Tbk sebagai perusahaan kontruksi pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial.”Di masa pandemi ini, kami selaku salah satu BUMN harus terus menumbuhkan semangat bergotong-royong dan menunjukkan kepedulian sosial untuk membantu masyarakat sekitar," kata Corporate Secretary PT PP (Persero) Tbk, Yuyus Juarsa dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (24/10).

Perseroan, katanya, akan terus berupaya untuk mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan pengendalian Covid-19 di Indonesia dan berharap pemberian program bantuan sosial ini akan memberikan dampak positif kepada sektor-sektor yang telah dibantu. Perseroan memberikan bantuan 5.000 masker kain secara simbolis kepada Satgas Bencana BUMN Provinsi Nusa Tenggara Barat. Masker kain tersebut akan didistribusikan ke wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Sumbawa.

Selanjutnya, perseroan bersama beberapa BUMN lainnya melaksanakan kegiatan pembagian 45.000 masker gratis kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung program sosialisasi adaptasi kebiasaan baru yang dicanangkan oleh Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah DKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Perseroan memberikan masker gratis kepada masyarakat yang berada di sekitar jembatan layang Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Perseroan juga telah memberikan bantuan alat pelindung riri (APD) kepada Tim Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung. Bantuan APD yang diberikan terdiri dari 50 kotak masker medis, 60 buah hazmat, dan 200 buah masker kain yang diberikan khusus untuk tim medis di rumah sakit tersebut.

Tidak hanya itu, perseroan sampai dengan saat ini masih memberikan bantuan sosial di bidang pendidikan, yaitu pembagian paket buku kurikulum. Bantuan tersebut diberikan sebagai salah satu wujud kepedulian Perseroan terhadap dunia pendidikan di Indonesia terutama di tengah masa pandemi. Perseroan telah memberikan pembagian paket buku pendidikan di wilayah Depok, Jawa Barat.
Saat ini, perseroan masih melanjutkan pemberian bantuan buku kurikulum paket tersebut ke sekolah di wilayah Bogor, Jawa Barat, yaitu MTS dan MA Al Inayah Cihampar Bogor. Sekolah tersebut mendapatkan bantuan buku sebanyak masing-masing 1 paket. Dalam 1 paket buku yang diberikan oleh perseroan kepada sekolah tingkat SMP terdiri dari 630 buku untuk para siswa kelas 7-9 yang terdiri dari berbagai mata pelajaran dan sebanyak 90 buku diperuntukan untuk para guru mengajar di kelas 7-9 yang terdiri dari berbagai mata pelajaran.

Untuk paket yang diberikan kepada sekolah tingkat SMA terdiri dari 648 buku untuk para siswa kelas 10-12 yang terdiri dari berbagai mata pelajaran dan sebanyak 135 buku yang diperuntukan untuk para guru mengajar di kelas 10-12.”Bantuan tersebut masih akan terus diberikan dan didistribusikan secara bertahap sebanyak 67 paket buku di seluruh wilayah Indonesia," kata Yuyus.



BERITA TERKAIT

Saham Alfa Energi Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan membuka kembali penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE)…

Pasca Gempa, Layanan Telkom Tetap Beroperasi

Pasca gempa yang terjadi di wilayah Manjene dan Mamuju, Sulawesi Barat pada akhir pekan kemarin, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk…

Pengimpunan Dana Ditaksir Rp 180 Triliun

Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan dimulainya program vaksin Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi penghimpunan dana di pasar modal…

BERITA LAINNYA DI

Saham Alfa Energi Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan membuka kembali penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE)…

Pasca Gempa, Layanan Telkom Tetap Beroperasi

Pasca gempa yang terjadi di wilayah Manjene dan Mamuju, Sulawesi Barat pada akhir pekan kemarin, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk…

Pengimpunan Dana Ditaksir Rp 180 Triliun

Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan dimulainya program vaksin Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi penghimpunan dana di pasar modal…