Laba Bersih Nippon Indosari Tumbuh 39,92%

NERACA

Jakarta –Di kuartal tiga 2020, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp127,19 miliar atau turun 39,92% dibanding priode yang sama tahun lalu mencatatkan laba bersih sebesar Rp211,7 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.

Sementara total penjualan bersih pada akhir kuartal III tahun 2020 sebesar Rp2,44 triliun atau turun 0,89% dibanding periode yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp2,46 triliun. Sementara beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp1,083 triliun atau turun 1,18% dibanding akhir kuartal III 2019 yang tercatat sebesar Rp1,096 triliun.

Ditambah beban usaha yang tercatat sebesar Rp1,23 triliun, atau naik 6,82% dibanding akhir Kuartal III 2019 yang tercatat sebesar Rp1,15 triliun. Direktur ROTI, Arlina Sofia menjelaskan, perseroan senantiasa melakukan analisa komprehensif terhadap daya beli, pola konsumsi, pola belanja dan pola aktivitas masyarakat Indonesia.”Kami dapat menentukan strategi yang tepat dalam menghadapi tantangan usaha dan ketidakpastian Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, pencapaian ini didukung oleh kinerja baik pada masing-masing kanal penjualan. Kanal tradisional (General Trade) membukukan penjualan Rp701 miliar untuk 9 bulan tahun 2020, tumbuh kuat sebesar 22% year on year (YoY), sebagai hasil penerapan strategi di masa pandemi Covid-19 untuk fokus pada pasar potensial area pemukiman dengan memperkenalkan moda pemesanan produk melalui WhatsApp dan Chatbot.

Sementara itu, kanal modern (Modern Trade) pada 9 bulan tahun 2020 meraih penjualan sebesar Rp1.673 miliar dan tetap merupakan kontributor terbesar penjualan perseroan,”Pada masa pandemi Covid-19, kanal modern dapat mempertahankan penjualan khususnya periode Juli-September tahun 2020 sebesar Rp505 miliar yang relatif stabil dibandingkan periode April-Juni 2020, didukung inisiatif promo dan marketing yang efektif,” papar Arlina.

Perseroan telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp361,6 miliar atau sekitar 90,4% serapan dari rencana tahun 2020. Belanja modal itu dianggarkan untuk pengembangan usaha, termasuk peningkatan kapasitas, penguatan jaringan distribusi, serta pembangunan pabrik baru di Banjarmasin dan Pekanbaru yang ditargetkan beroperasi komersial pada kuartal I tahun 2021.

Sebelumnya, perusahaan telah mengoperasikan 14 pabrik dengan sebaran 13 pabrik berlokasi strategis di Indonesia dan 1 pabrik di Filipina dengan total kapasitas produksi 5 juta roti per hari. Head Investor and Public Relations ROTI, Hadi Susilo pernah bilang, dua pabrik  baru yang sedang dibangun berada di kota Banjarmasin dan Pekanbar akan membantu pabrik eksisting, dalam penjualan produk. Dengan begitu perusahaan optimistis target penjualan pada tahun 2020 akan tercapai. “Dua pabrik baru ini tidak hanya menyuplai Kalimantan Selatan, tapi juga Kalimantan Barat dan Pontianak. Sedangkan pabrik di Pekan Baru akan melengkapi sampai dengan Sumatera Barat, Jambi dan daerah sekitarnya,”kata Hadi.

BERITA TERKAIT

Uni Charm Optimis Ada Kenaikan Penjualan

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal tiga tahun ini terkoreksi, namun hal tersebut tidak membuat optimisme emiten…

Laba Temas Line Menyusut Tajam 94,93%

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Temas Tbk (TMAS) atau Temas Line membukukan laba bersih Rp5,095 miliar atau anjlok 94,93% dibanding priode yang…

Fitch Naikkan Peringkat Utang APLN Jadi CCC-

NERACA Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dari C menjadi…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Uni Charm Optimis Ada Kenaikan Penjualan

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal tiga tahun ini terkoreksi, namun hal tersebut tidak membuat optimisme emiten…

Laba Temas Line Menyusut Tajam 94,93%

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Temas Tbk (TMAS) atau Temas Line membukukan laba bersih Rp5,095 miliar atau anjlok 94,93% dibanding priode yang…

Fitch Naikkan Peringkat Utang APLN Jadi CCC-

NERACA Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dari C menjadi…