Catatkan Pendapatan Tumbuh 18,26% - Impack Pratama Bagi Dividen Rp 10 Persaham

NERACA

Jakarta – Rapat umum pemegang saham (RUPST) PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memutuskan untuk membagikan dividen interim Rp 10 per saham kepada setiap pemegang sahamnya pada November mendatang. Hal tersebut didukung kinerja keuangan perseroan yang positif hingga akhir September 2020.

Direktur Utama Impack Pratama Industri, Haryanto Tjiptodihardjo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya bersyukur karena perseroan dapat mencatat kinerja positif di tengah situasi pandemi ini, sehingga kuartal tiga tahun ini dapat dilewati dengan baik dengan mencatatkan penjualan yang meningkat. “Perseroan membukukan pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp 1,23 triliun atau naik 18,26% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,04 triliun. Laba bersih tercatat sebesar Rp 86,76 miliar naik 55,93% dari sebelumnya sebesar Rp 55,64 miliar pada September 2019,”ujarnya.

Kata Haryanto, sejauh ini kondisi keuangan masih baik dengan posisi kas konsolidasi per akhir September ada di Rp286 miliar. Selain itu, perseroan juga mendapatkan mendapatkan rating A- dari Pefindo dengan outlook stabil. Sementara itu, dari sisi penjualan tercatat sebesar Rp 465 miliar pada kuartal tiga 2020, naik 27% dibandingkan periode sama tahun lalu. Perseroan juga dapat meraih laba bersih sebesar Rp 57 miliar hingga akhir September 2020 dari sebelumnya hanya sebesar Rp23miliar pada September 2019.

Haryanto menambahkan, sampai September tahun ini perseroan telah meluncurkan dua produk varian baru yaitu ECOLITE, atap PET ramah lingkungan yang terbuat dari recycle PET botol dan AQUATUFF, pelapis water proofing untuk atap dak/dinding. Langkah tersebut sebagai terobosan dan inovasi perseroan untuk kedepannya. “Semoga dengan segala terobosan dan kerja keras ini, perseroan dapat memenuhi target penjualan kuartal IV 2020 minimal sama seperti kuartal III 2020, dimana pada umumnya kuartal IV adalah periode penjualan tertinggi perseroan,” jelasnya.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan memproyeksikan pendapatan sebesar Rp 1,60- 1,69 triliun, tumbuh 7,4-13,4% dibanding pendapatan tahun silam yang mencapai Rp 1,49 triliun. Sekretaris Perusahaan Impack Pratama Industri, Lenggana Linggawati pernah bilang, perseroan sangat hati-hati menghitung target pendapatan tahun ini. Pasalnya, sejumlah anak usaha perseroan ada di beberapa negara yang terdampak langkah-langkah penanganan virus corona (Covid-19), seperti penguncian akses wilayah (lockdown), pembatasan jarak sosial, penghentian pengiriman barang, dan penutupan pabrik.

BERITA TERKAIT

Uni Charm Optimis Ada Kenaikan Penjualan

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal tiga tahun ini terkoreksi, namun hal tersebut tidak membuat optimisme emiten…

Laba Temas Line Menyusut Tajam 94,93%

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Temas Tbk (TMAS) atau Temas Line membukukan laba bersih Rp5,095 miliar atau anjlok 94,93% dibanding priode yang…

Fitch Naikkan Peringkat Utang APLN Jadi CCC-

NERACA Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dari C menjadi…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Uni Charm Optimis Ada Kenaikan Penjualan

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal tiga tahun ini terkoreksi, namun hal tersebut tidak membuat optimisme emiten…

Laba Temas Line Menyusut Tajam 94,93%

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Temas Tbk (TMAS) atau Temas Line membukukan laba bersih Rp5,095 miliar atau anjlok 94,93% dibanding priode yang…

Fitch Naikkan Peringkat Utang APLN Jadi CCC-

NERACA Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dari C menjadi…