Tren IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ketiga Oktober 2020 diproyeksikan berpeluang menguat terbatas dipengaruhi sejumlah sentiment baik dari eksternal maupun domestik,”Hadirnya beberapa sentimen mulai dari vaksin dan perkiraan kinerja emiten yang lebih baik di kuartal III, membuat IHSG kami perkirakan akan menguat terbatas di pekan depan,”kata Direktur PT Anugrah Mega Investama, Hans Kwee dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin

Pekan depan pasar akan memperhatikan perizinan vaksin Covid-19. Manajemen Pfizer Inc akan mengajukan izin vaksin Covid-19 ke otoritas Amerika Serikat pada awal November. Vaksin Pfizer merupakan hasil pengembangan perusahaan bersama mitranya di Jerman, BioNTech.

Kata Hans, perkembangan perizinan vaksin menjadi sentimen positif pada akhir pekan bagi bursa Eropa dan Amerika di tengah naiknya kasus Covid-19. Saat ini, pasar sudah memasukkan optimisme vaksin akan segera ditemukan dan segera distribusikan. Pasar sempat terlihat terkoreksi setelah regulator AS menghentikan uji coba pengobatan antibodi Covid-19 tahap akhir.

Uji coba tahap akhir ACTIV-3 yang merupakan pengobatan untuk pembentukan antibodi terhadap virus Covid-19 dihentikan sementara karena alasan keamanan. Sebelumnya, Johnson & Johnson mengumumkan menghentikan sementara uji coba tahap akhir kandidat vaksin Covid-19 karena adanya laporan timbulnya efek samping yang belum bisa dijelaskan secara medis.

BERITA TERKAIT

Laba Bersih Jaya Trishindo Menyusut 60,93%

Sampai dengan September 2020, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,037 miliar atau turun 60,93% dibanding akhir kuartal III 2019 yang mencatatkan…

IFII Bagikan Dividen Rp 3 Per Lembar Saham

Emiten pengolahan kayu lapis, PT Indonesia Fiberboard Industry Tbk (IFII) pada tanggal 24 November 2020 telah memutuskan pembagian dividen interim…

Kresna Graha Bukukan Rugi Rp 266,61 Miliar

Di kuartal tiga 2020, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp266,61 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun lalu…

BERITA LAINNYA DI

Laba Bersih Jaya Trishindo Menyusut 60,93%

Sampai dengan September 2020, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,037 miliar atau turun 60,93% dibanding akhir kuartal III 2019 yang mencatatkan…

IFII Bagikan Dividen Rp 3 Per Lembar Saham

Emiten pengolahan kayu lapis, PT Indonesia Fiberboard Industry Tbk (IFII) pada tanggal 24 November 2020 telah memutuskan pembagian dividen interim…

Kresna Graha Bukukan Rugi Rp 266,61 Miliar

Di kuartal tiga 2020, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp266,61 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun lalu…