Dukung Perusahaan Kecil dan Menengah, WMS Luncurkan Program Digital HR Acceleration di Virtual Startup Factory 2020

NERACA

Jakarta - WMS membuat sebuah langkah besar dalam membantu mengembangkan perusahaan kecil dan menengah di masa pandemi Covid-19. Program ini, bertujuan untuk membangun kesadaran pentingnya HR transformasi digital kepada seluruh perusahaan agar tetap terhubung dengan karyawan, meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja di masa pandemi Covid-19 melalui program Digital HR Acceleration yang akan diselenggarakan di Tech in Asia: Virtual Startup Factory pada tanggal 20 Oktober 2020.

 

“Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan kecil atau rintisan adalah proses adaptasi secara cepat dan bekerja secara cross functional yang dilakukan oleh individu,” kata Human Capital Expert, Hiroko Amanda dalam keterangannya kepada Neraca, Senin (19/10).

 

Hal ini dapat menunjukkan terdapat potensi masalah manajemen pegawai (workforce management) yang dihadapi oleh perusahaan kecil dan menengah. Jika hal ini jika dibiarkan, masalah ini akan mempengaruhi produktivitas perusahaan dan individu dalam sisi mikro dan ekonomi nasional secara makro.

 

Berdasarkan data ILO (International Labour Organisation) pada tahun 2019, Indonesia memiliki jumlah perusahaan kecil dan menengah sebesar 816.000 perusahaan dengan jumlah pekerja kurang lebih 7,9 Juta orang penduduk Indonesia. Selain itu, Perusahaan skala ini juga memiliki kontribusi pada PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 27% dari total PDB di Indonesia. Hal ini menunjukkan besarnya peran perusahaan kecil dan menengah dalam PDB nasional.

 

Melalui peluncuran program Digital HR Acceleration ini, WMS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bagi pelaku perusahaan untuk melakukan HR Acceleration menggunakan platform digital untuk meningkatkan produktivitas karyawan.

 

Group Managing Director Elabram, Mikel Yaw, menegaskan bahwa “Perusahaan kecil dan menengah adalah kekuatan ekonomi nasional, adanya pandemi ini menyebabkan perusahaan tersebut terdampak untuk saling terhubung karena situasi WFH. Adanya Aplikasi WMS diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah ini”.

 

WMS memberikan dukungannya melalui pemberian akses gratis untuk aplikasi manajemen pegawai dan juga memberikan pelatihan serta pemahaman pentingnya penggunaan teknologi untuk mengoptimalkan proses pekerjaan pada perusahaan kecil dan menengah.

 

WMS adalah salah satu brand dan produk digital unggulan dari Elabram Group, dibuat berdasarkan kebutuhan klien untuk mempermudah, meningkatkan efisiensi dan administrasi dalam memantau kegiatan karyawan melalui sebuah aplikasi. Elabram adalah pemilik dan pengelola dari merek WMS. Mohar

 

 

BERITA TERKAIT

Ketua Katar Minta Dana Hibah KONI DKI Segera Diaudit

NERACA Jakarta - Kasus yang terjadi di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangerang Selatan menjadi pelajaran berharga bagi daerah lain…

Astra Financial Relaksasi Kredit Senilai Rp 31 Triliun Kepada 1 Juta Lebih Pelanggan

NERACA Jakarta - Semenjak pandemi COVID-19 merebak di awal tahun 2020, kondisi perekonomian nasional lambat laun merasakan dampak negatifnya. Dimulai…

GIMNI: Revisi Pungutan Ekspor Sawit Butuh Kepastian

NERACA Jakarta - Pelaku industri  sawit menunggu keputusan pemerintah terkait Pungutan Ekspor  (PE) yang rencananya akan direvisi. Keputusan ini perlu…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Ketua Katar Minta Dana Hibah KONI DKI Segera Diaudit

NERACA Jakarta - Kasus yang terjadi di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangerang Selatan menjadi pelajaran berharga bagi daerah lain…

Astra Financial Relaksasi Kredit Senilai Rp 31 Triliun Kepada 1 Juta Lebih Pelanggan

NERACA Jakarta - Semenjak pandemi COVID-19 merebak di awal tahun 2020, kondisi perekonomian nasional lambat laun merasakan dampak negatifnya. Dimulai…

GIMNI: Revisi Pungutan Ekspor Sawit Butuh Kepastian

NERACA Jakarta - Pelaku industri  sawit menunggu keputusan pemerintah terkait Pungutan Ekspor  (PE) yang rencananya akan direvisi. Keputusan ini perlu…