Buleleng Jadi Tempat Restorasi Terumbu Karang Indonesia

Kabupaten Buleleng, Bali, terpilih menjadi tempat restorasi atau Taman Terumbu Karang Indonesia (ICRG) yang dicetuskan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Pemerintah Provinsi Bali.

"Taman Terumbu Karang Indonesia (ICRG) itu masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya untuk masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi COVID-19, khususnya yang berhubungan dengan pariwisata bahari, mulai dari pemandu wisata, pemilik kios, dan hotel beserta pegawainya yang mengalami PHK," kata Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanuddin, seperti yang dikutip dari ANTARA.

Ketika meninjau lokasi restorasi terumbu karang di Kabupaten Buleleng dan bertemu Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ia menjelaskan terpilihnya Kabupaten Buleleng, karena Buleleng telah banyak menerima penghargaan dalam bidang konservasi terumbu karang. "Buleleng juga memiliki garis pantai terpanjang di Bali dan juga arus laut yang tenang, sehingga menjadi kelebihan dalam restorasi terumbu karang," katanya.

Buleleng terpilih bersama empat daerah lainnya di Provinsi Bali yakni Pantai Sanur, Pantai Nusa Dua, Pantai Pandawa, dan Pantai Serangan. "Buleleng sudah terkenal dengan konservasi terumbu karangnya, sehingga lebih mudah untuk menjalankan program ini di Buleleng. Diharapkan ini akan berkembang lebih baik lagi, terumbu karang disini akan menjadi lebih banyak, dan tentu saja daerah yang menjadi tempat konservasi harus diawasi. Jangan sampai kita buat konservasi, tapi dirusak oleh masyarakat," ujarnya.

Untuk menciptakan konservasi terumbu karang yang berbeda, Safri Burhanuddin mengatakan akan membuat terumbu karang yang unik. "Saya sudah diskusi dengan Bapak Bupati Buleleng, mungkin kita akan buat terumbu karang yang berbentuk kendaraan, atau bekas alat tempur yang sudah tidak terpakai, sehingga ini menjadi ikon," katanya.

Menurut Safri Burhanuddin, program ini akan dimulai pada 17 Oktober 2020 dan program ini akan melibatkan ribuan masyarakat yang terkena dampak pandemi. "Dari lima lokasi ini akan melibatkan 1.300-1.500 orang dengan total dana sekitar Rp111 miliar dan untuk di Buleleng disiapkan Rp10-20 miliar," katanya.

Sementara itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, mengatakan program ini memberikan kesempatan bekerja untuk masyarakat di pesisir pantai dan juga yang terkena dampak pandemi. Selain itu ia mengatakan program ini akan memberikan dampak positif terhadap ekosistem terumbu karang di Buleleng.

"Kami juga memikirkan nelayan yang kesehariannya mencari ikan di karang, karena nanti tidak boleh lagi ada aktivitas tersebut, kami meminta pihak kementerian untuk membuatkan rumpon ikan untuk nelayan," katanya.

Teluk Pemuteran di Kabupaten Buleleng merupakan salah satu spot diving dan snorkeling terbaik di Bali. Di sini, para penyelam bisa menikmati pemandangan Napoleon Reef, spot selam dengan taman karang lunak dan karang bercabang yang sedap dipandang dan Close Encounter yang berhiaskan nudibranch beraneka warna.

Setiap tahunnya, Buleleng juga menggelar Buleleng Bali Dive Festival. Festival selam ini terakhir kali diadakan pada September 2019. Sayangnya acara tahun ini harus ditunda karena pandemi virus corona.

Di sisi lain, Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia mengelar program We Love Bali untuk memulihkan citra pariwisata akibat pandemi Covid-19. Terdapat sepuluh trip untuk mengeksplorasi pariwisata Bali 'tersembunyi' dengan melibatkan wisatawan lokal.

 Tersembunyi yang dimaksud adalah objek wisata yang belum dikenal banyak orang. Trip ini menekankan tentang clean, healty, safety, environment (CHSE), yaitu kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup di tempat-tempat wisata untuk memastikan keamanan wisatawan. Salah satu trip itu, yakni menuju Bali Barat selama tiga hari dengan mengunjungi objek wisata yang ada di Kabupaten Tabanan, Jembrana, dan Buleleng Barat.

Di hari pertama, peserta trip dengan jumlah rombongan 30 peserta terlebih dahulu diajak untuk melihat proses pembuatan kerajinan tanah liat berupa batu bata dan juga genteng di Kediri, Tabanan. Selanjutnya, peserta diajak berkeliling menikmati objek wisata di Puri Agung Kerambitan dengan keunikan keramik antik puri, dan lanjut menuju Pantai Soka untuk makan siang dengan suguhan keindahan deburan ombak laut selatan.

Ada yang menarik di Puri Agung Kerambitan yang terletak di Desa Kerambitan, Tabanan ini sangat unik dan berbeda dengan puri-puri yang ada di Bali. Di mana di setiap bangunan puri dengan luas kawasan 4 hektar ini, menempel ribuan kemarik antik China. Penglingsir Puri Agung Kerambitan menuturkan, keramik itu ditemukan sebelum puri ini di bangun. "Di tahun 1650 puri ini dibangun," tuturnya.

 Dalam proses pembongkaran, lanjut dia, saat itu ditemukan peti-peti dengan piring keramik asal Tiongkok. Kata dia, jumlahnya pun cukup banyak. Namun saat itu, tidak ditempelkan ke dinding. Setelah tahun 1800 patung itupun akhirnya diputuskan ditempel di tembok. "Saat itu, puri sangat disakralkan dan tidak diperbolehkan masyarakat umum untuk masuk," ujarnya.

 

 

BERITA TERKAIT

Menyantap Ikan Segar di Pulau Seribu

Berwisata #DiIndonesiaAja di Kepulauan Seribu tidak hanya menawarkan kegiatan snorkeling atau diving. Di masa pandemi, ada tren wisata memancing yang…

Curug Malela, 'The Little Niagara' di Bandung Barat

Ciwidey, yang selama ini populer dengan objek wisata Kawah Putih Ciwidey, juga punya objek wisata yang tak kalah memukau, yakni…

Bersantai di Surga Rahasia Labuan Bajo

Tidak melulu tentang keganasan hewan purba komodo atau keelokan Pulau Padar yang tengah jadi salah satu tujuan destinasi favorit #DiIndonesiaAja,…

BERITA LAINNYA DI Wisata Indonesia

Menyantap Ikan Segar di Pulau Seribu

Berwisata #DiIndonesiaAja di Kepulauan Seribu tidak hanya menawarkan kegiatan snorkeling atau diving. Di masa pandemi, ada tren wisata memancing yang…

Curug Malela, 'The Little Niagara' di Bandung Barat

Ciwidey, yang selama ini populer dengan objek wisata Kawah Putih Ciwidey, juga punya objek wisata yang tak kalah memukau, yakni…

Bersantai di Surga Rahasia Labuan Bajo

Tidak melulu tentang keganasan hewan purba komodo atau keelokan Pulau Padar yang tengah jadi salah satu tujuan destinasi favorit #DiIndonesiaAja,…