Tower Bersama Fokus Pertumbuhan Organik

NERACA

Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis hingga akhir tahun ini, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan fokus pada pertumbuhan organik dibandingkan akuisisi. Hal ini mempertimbangkan industri tower termasuk industri yang defensif di era pandemi karena pendapatan mereka mengandalkan pembayaran dari kontrak jangka panjang atas sewa menara telekomunikasi.” “Kontraknya itu 10 tahun dan dari kontrak eksisting kita tidak mengalami masalah, pembayaran dari operator telko juga tepat waktu. Ditambah, kontrak baru yang kita dapatkan selama pandemi ternyata cukup baik,”kata CEO Tower Bersama Infrastructure, Hardy Liong dalam paparan publik secara daring di Jakarta, kemarin.

Perseroan sendiri lanjutnya, masih membukukan kinerja positif. Dimana pada semester pertama tahun ini mampu membukukan penyewaan kotor sebanyak 2.517 tenant, terdiri atas 370 sites telekomunikasi dan 2.147 kolokasi. Sehingga secara akumulasi perseroan tercatat memiliki 31.039 penyewaan dan 15.893 site telekomunikasi. Realisasi tersebut hampir mendekati target yang dipatok perseroan untuk 2020 yakni 3.000 tenant baru. Adapun, dengan penyewa sejumlah itu rasio kolokasi (tenancy ratio) perseroan telah mencapai target yakni menjadi 1,96, naik dari 1,85 di akhir tahun 2019. 

Sementara CFO Tower Bersama, Helmy Yusman Santoso menambahkan, untuk menjaga pertumbuhan bisnis ke depan perseroan akan lebih fokus pada pertumbuhan organic meski tak menutup peluang untuk akuisisi menara baik dari perusahaan yang lebih kecil maupun dari operator telekomunikasi. 

Helmy mengatakan ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan ketika perseroan akan melalukan akuisisi, mulai dari lokasi aset, prospek ke depan, dan valuasi atas aset yang akan diakuisisi. “Kita sudah punya 15.000 site di seluruh Indonesia, kalau kita ingin akuisisi sesuatu kita melihat apakah di tempat target akuisisi itu kita sudah punya tower banyak apa belum dan bagaimana prospeknya untuk meraih tenant baru,” jelasnya. 

Dia menegaskan akuisisi memang menjadi salah stau strategi pertumbuhan perseroan tapi jika valuasi dan nilai strategis dari aksi korporasi tersebut dinilai kurang pas, perseroan tidak akan memaksakan hal tersebut.“Strategi utama kita tetap organic growth. [Realisasi sepanjang semester I/2020] mendapat 2.517 tenant itu pertumbuhan tenant yang terbaik sepanjang sejarah pertumbuhan organiknya Tower Bersama,” tutur Helmy.

Belum lama ini, perseroan menerbitkan surat utang guna mendanai ekspansi bisnisnya. Dalam penerbitan surat utang atau obligasi berkelanjutan IV tahap I tahun 2020 senilai Rp 700 miliar, mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) dari para pemodal hingga 2,5 kali. Aksi ini membuat perseroan membayar kembali (refinancing) utang obligasi dengan obligasi baru yang memiliki tingkat bunga lebih rendah.

BERITA TERKAIT

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…