Ekspektasi Pasar Bawa Saham Pollux Melesat

NERACA

Jakarta – Emiten properti, PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) angkat suara dibalik dihentikannya sementara atau suspensi saham perseroan di Bursa Efek Indonesia  (BEI). Disampaikan Direkur Pollux Properti Indonesia, Donisius Adi, lonjakan harga saham perseroan disebabkan oleh ekspektasi positif dari pasar terhadap pencapaian kinerja perseroan pada 2020.”Kenaikan harga saham lebih didasarkan pada ekspektasi pasar terhadap performa perseroan tahun ini seperti penyelesaian tiga proyek besar yaitu, Chadstone di Cikarang, Meisterstadt di Batam, dan World Capital Tower di Jakarta, serta beberapa aksi korporasi yang dilakukan oleh perseroan,”ujarnya secara daring di Jakarta, kemarin.

Adapun, total luas ketiga proyek yang rampung pada 2020 itu mencapai 750.000 meter persegi, dengan perincian 300.000 meter persegi di Chadstone Cikarang, 300.000 meter persegi di Meisterstadt Batam, dan 150.000 meter persegi di Jakarta. Sementara itu, emiten berkode efek POLL itu mengaku juga melakukan penambahan kepemilikan terhadap beberapa anak usaha perseroan, seperti PT Pollux Aditama Kencana (PAK) yang merupakan pengembang proyek Chadstone dan PT Duta Megah Laksana (DML) yang merupakan pengembang proyek kondotel Amarsvati di Lombok.

POLL menambah porsi kepemilikan di PT PAK dari semula sebesar 32,2% menjadi 99,9%, sedangkan di PT DML kepemilikan yang semula sebesar 50% menjadi 99,9%. Penambahan porsi kepemilikan itu diyakini akan memberikan kontribusi tambahan pendapatan dari penjualan apartemen dan recurring income melalui hotel dan sewa mall sehingga dapat mempertebal arus kas perseroan.

Selain itu, POLL juga berencana untuk melepaskan kepemilikan sebesar 60% di PT Pollux Kemang superblok (PT PKS) kepada investor strategis pada akhir tahun ini. Doni menjelaskan, aksi penambahan kepemilikan hingga divestasi tersebut merupakan salah satu upaya perseroan untuk fokus pada pengembangan proyek properti yang terintegrasi.

Sebagai informasi, harga saham POLL telah melonjak tajam 179,61% dalam satu bulan terakhir, sedangkan sepanjang tahun berjalan 2020 saham terkoreksi 8,56%. Akibat lonjakan tersebut,Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M. Panjaitan melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham POLL."Penghentian sementara perdagangan Saham POLL tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham POLL," kata Lidia dalam keterangan resminya.

 

 

BERITA TERKAIT

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…