PAM Kuningan Akan Segera Penuhi Air Baku Bagi Masyarakat Indramayu

NERACA

Kuningan – Salah satu Perumda Kabupaten Kuningan, Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Kamuning terus berinovasi menggali pendapatan, salah satunya melalui jalinan kerjasama dengan PAM Tirta Darma Ayu Indramayu melalui penyediaan air baku bagi masyarakat Indramayu dan akan terus merevitalisasi mata air untuk masyarakat pribumi.

 

Direktur Perumda PAM Tirta Kamuning, H. Deni Erlanda kepada Harian Ekonomi Neraca memaparkan, jalinan kerjasama tersebut sebenarnya sudah dirintis sejak beberapa tahun lalu, namun baru terealisasi di tahun 2020 karena terkendala perijinan. Ketika sudah ijin dari Kementrian Kehutanan (Kemenhut) sudah keluar, maka Pemkab Kuningan dengan Pemkab Indramayu telah melakukan kerjasama.

 

“Ini baru mengurus regulasinya, baru penandatangan antara Pemkab, setelah itu dilanjutkan dengan adanya PKS (perjanjian perusahaan-red) antara Pam Tirta Kamuning dengan PAM Indramayu. Jadi masih panjang, masih sekitar satu tahunan lah, karena setelah penandatanganan PKS baru menentukan invesnya seperti apa. Jadi ini mah baru payung hukumnya dulu, direstui dulu, baru ada pembicaraan yang lebih substansi,” paparnya, Sabtu (26/9).

 

Direncanakan penyediaan air baku untuk masyarakat Indramayu tersebut akan mengambil dari tiga sumber mata air, diantaranya, sumber mata air dari Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan, yaitu sumber mata air Talaga Remis, Talaga Nilem dan Sisa Maya. Dalam pembicaraan awal, Kuningan akan menjual sebanyak 405 liter perdetik, dengan harga jual perkubik antara kisaran Rp 500 – Rp 700 rupiah.

 

Ketika ditanya seputar persediaan air untuk masyarakat pribumi (Kuningan) yang masih banyak mengeluh kekurangan air, H. Deni menuturkan, kondisi sumber mata air yang akan menyuplai ke Indramayu letak geografinya berada di bawah, sehingga otomatis yang menikmati air adalah daerah yang berada di bawah pelayanan dan di bawah sumber mata air (Cirebon dan Indramayu).

 

Sedangkan untuk masyarakat sekitar Kaduela Pasawahan, PAM Tirta Kamuning akan merevitalisasi beberapa sumber mata air, sehingga bisa mencukupi kebutuhan air warga sekitar yang memang letak geografisnya sendiri berada di atas sumber mata air.“Paniis saja (Kec. Pasawahan) tidak bisa mencukupi kebutuhan air masyarakat sekitar, apalagi jika ditarik ke masyarakat Kuningan Timur, tidak akan bisa,” tandasnya.

 

Maka sebagai solusi untuk menyediakan air bagi masyarakat Kuningan Timur, PAM Tirta Kamuning sudah membeli mata air Cibangir Kecamatan Cigugur. Mata air yang memiliki debit air cukup tinggi tersebut diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat pribumi termasuk ke masyarakat Kuningan Timur yang sangat rawan kekurangan air. Nung

 

 

 

 

BERITA TERKAIT

Kolaborasi Pelindo III dan Pertamina Tekan Biaya Energi dan Dorong Implementasi EBT

NERACA Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III melakukan penandatangan kerja sama dengan PT Pertamina dan PT…

Bisnis Budidaya Ikan Lohan di Kuningan Bangkit Lagi Berkat Banpres Produktif

NERACA Kuningan - Een Sukreno (56 tahun) tak pernah menyangka bahwa bisnis budidaya ikan Lohan yang sudah digeluti selama 10…

Dimasa Pandemi, Pelaku Usaha Mebel Mulai Bergeliat Lagi - KOTA SUKABUMI

NERACA Sukabumi - Sejumlah para pelaku usaha mebel di Kota Sukabumi, mulai bergeliat lagi mengerjakan pesanan dari konsumenya. Walaupun dimasa…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Kolaborasi Pelindo III dan Pertamina Tekan Biaya Energi dan Dorong Implementasi EBT

NERACA Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III melakukan penandatangan kerja sama dengan PT Pertamina dan PT…

Bisnis Budidaya Ikan Lohan di Kuningan Bangkit Lagi Berkat Banpres Produktif

NERACA Kuningan - Een Sukreno (56 tahun) tak pernah menyangka bahwa bisnis budidaya ikan Lohan yang sudah digeluti selama 10…

Dimasa Pandemi, Pelaku Usaha Mebel Mulai Bergeliat Lagi - KOTA SUKABUMI

NERACA Sukabumi - Sejumlah para pelaku usaha mebel di Kota Sukabumi, mulai bergeliat lagi mengerjakan pesanan dari konsumenya. Walaupun dimasa…