IHSG Sepekan Kemarin Terkoreksi 2,24%

NERACA

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menctata indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin terkoreksi 2,24% pada level 4.945,791 dari level 5.059,223 pada pekan yang lalu. Investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp829,60 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp42,175 triliun. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kemudian rata-rata frekuensi harian mengalami perubahan sebesar 5,46% menjadi 583,566 ribu kali transaksi dari pekan lalu sebesar 617,256 ribu kali transaksi. Sementara data rata-rata volume sepekan mengalami perubahan sebesar 17,24% menjadi sebesar 9,503 miliar saham dari 11,482 miliar saham pada pekan sebelumnya. Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian bursa mengalami penurunan sebesar 16,90% menjadi Rp6,748 triliun dari Rp8,121 triliun sepekan yang lalu.

Selain itu, kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga turut mengalami perubahan sebesar 2,15% menjadi Rp5.751,972 triliun dari Rp5.878,495 triliun pada pekan lalu. Pada perdagangan Jum’at (25/9) akhir pekan kemarin, IHSG ditutup menguat 103,04 poin atau 2,13% ke posisi 4.945,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 20,32 poin atau 2,75% menjadi 760,32.

Kata analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta, sentimen dari perkembangan penelitian vaksin COVID-19 yang positif dari berbagai perusahaan farmasi China yang diamati WHO, membuat market optimistis dan mengapresiasi perkembangan positif tersebut. Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di teritori positif hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, seluruh sektor meningkat dimana sektor aneka industri naik paling tinggi yaitu 4,43%, diikuti sektor keuangan dan sektor manufaktur masing-masing 3,03% dan 2,31%. Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau "net foreign sell" sebesar Rp828,99 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 687.334 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 11,83 miliar lembar saham senilai Rp7,33 triliun. Sebanyak 302 saham naik, 136 saham menurun, dan 134 saham tidak bergerak nilainya. Sementara itu, bursa saham regional Asia sore antara lain indeks Nikkei ditutup menguat 116,78 poin atau 0,51% ke 23.204,62, indeks Hang Seng turun 75,65 poin atau 0,32% ke 23.235,42, dan indeks Straits Times menguat 17,39 atau 0,71% ke 2.468,21.

BERITA TERKAIT

Menghemat Pengeluaran Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…

Aman Berinvestasi di Pasar Modal - Investor Harus Perhatikan Pengumuman Bursa

NERACA Jakarta – Berinvestasi di produk keuangan, khususnya di pasar modal bagi para pemula harus jeli melihat produk yang ditawarkan,…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Menghemat Pengeluaran Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…

Aman Berinvestasi di Pasar Modal - Investor Harus Perhatikan Pengumuman Bursa

NERACA Jakarta – Berinvestasi di produk keuangan, khususnya di pasar modal bagi para pemula harus jeli melihat produk yang ditawarkan,…