XL Raih Pinjaman Bank Permata Rp 1,5 Triliun

NERACA

Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT XL Axiata Tbk (EXCL) mendapatkan fasilitas pinjaman senilai Rp1,5 triliun dari PT Bank Permata Tbk. Sekretaris Perusahaan XL Axiata, Ranty Astari Rachman dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, perseroan telah menandatangani fasilitas pinjaman dengan PT Permata Bank Tbk. senilai Rp1,5 triliun dengan jangka waktu lima tahun.

Fasilitas pinjaman tersebut, kata Ranty akan digunakan perseroan untuk pengadaan barang modal, investasi, pembiayaan kembali pinjaman bank/obligasi, dan/atau pembayaran kewajiban umum lainnya. Sebagai informasi, tahun ini perseroan tidak memangkas belanja modal atau capital expenditure (capex) 2020. Akan tetapi, dilakukan revisi dalam pos penggunaan. Perseroan terus menambah jaringannya. Per akhir Juni 2020, EXCL memiliki total lebih dari 139 ribu Base Transceiver Station (BTS) atau naik sekitar 10% dari jumlah BTS periode yang sama tahun lalu.

Dari total tersebut, sebanyak 49.744 merupakan BTS 4G. Sementara itu, jika dilihat dari luas cakupan wilayah, jaringan 4G milik XL Axiata telah melayani pelanggan di 456 kota/kabupaten di hampir semua provinsi yang ada di Indonesia. Pada kuartal II/2020, EXCL mencatatkan juga kenaikan jumlah pelanggan sebesar 0,32% secara kuartalan menjadi 55,67 juta. Tingkat penetrasi pengguna smartphone tercatat mencapai 87% dari total pelanggan atau stabil dibanding kuartal sebelumnya yang 86%.

Adapun untuk pendapatan per pengguna atau average revenue per user (ARPU) periode kuartal ini, ada di angka Rp 36 ribu untuk prabayar dan Rp 111 ribu untuk pascabayar. ARPU campuran tercatat menjadi Rp 37 ribu dari sebelumnya Rp 36 ribu. Di semester pertama 2020, EXCL berhasil mempertahankan pertumbuhan di tengah meningkatnya kompetisi antar operator dan masih merebaknya pandemi Covid-19. Pendapatan layanan (service revenue) perusahaan tercatat sebesar Rp 12,13 triliun, meningkat 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Demikian pula, pendapatan dari layanan data juga terus tumbuh 15% dari periode yang sama tahun sebelumnya (YoY), dan sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap total pendapatan layanan (service revenue) perusahaan menjadi sebesar 91%. Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini pernah mengatakan, meluasnya kebutuhan masyarakat atas akses internet untuk mendukung aktivitas bekerja dan belajar telah menolong XL Axiata selama masa pandemi Covid-19. “Trafik pemakaian data memang menjadi meningkat terutama di bulan-bulan awal masa pandemi. Namun, kemudian trafik menjadi melandai karena daya beli masyarakat juga melemah seiring menurunnya kondisi ekonomi secara umum karena terdampak pandemi,”ujarnya.

 

BERITA TERKAIT

Menghemat Pengeluaran Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…

Aman Berinvestasi di Pasar Modal - Investor Harus Perhatikan Pengumuman Bursa

NERACA Jakarta – Berinvestasi di produk keuangan, khususnya di pasar modal bagi para pemula harus jeli melihat produk yang ditawarkan,…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Menghemat Pengeluaran Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

Sentimen Resesi Ekonomi Bikin IHSG Melemah

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10) sore kembali ditutup turun tipis…

Aman Berinvestasi di Pasar Modal - Investor Harus Perhatikan Pengumuman Bursa

NERACA Jakarta – Berinvestasi di produk keuangan, khususnya di pasar modal bagi para pemula harus jeli melihat produk yang ditawarkan,…