Perkuat Modal Inti - Bank Bisnis Internasional Gelar Rights Issue

NERACA

Jakarta – Meski masih segar mengantungi dana hasil IPO beberapa pekan lalu, namun besarnya tantangan industri keuangan kedepan menjadi alasan bagi PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) terus perkuat modal guna mendanai ekspansi bisinsnya.  Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, disebutkan, perseroan akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue dengan melepas sebanyak 438.627.450 lembar saham baru.

Perseroan menjelaskan, langkah aksi korporasi itu dilakukan untuk memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemenuhan modal inti minuman pada akhir tahun 2020 yang harus mencapai minimal Rp1 triliun. Seluruh dana hasil PMHMETD akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan sebagai tambahan modal kerja dalam rangka pemberian kredit kepada nasabah.

Rencananya, perseroan akan melaksanakan right issue dalam waktu semester pertama 2020. Sementara bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan terdilusi sebanyak-banyaknya 14,29%. Untuk diketahui, BBSI baru saja mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 September 2020. Dalam aksi korporasi itu, perseroan mendapatkan tambahan modal sebesar Rp189,4 miliar. Sedangkan modal inti hanya Rp508 miliar. Sehingga BBSI masih membutuhkan tambahan modal Rp302,4 miliar untuk memenuhi ketentuan modal inti minimal Rp1 triliun.

Asal tahu saja, pada penawaran umum perdana saham PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) mendapatkan minat positif dari para investor dan seluruh saham yang ditawarkan dapat diserap dengan baik dengan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 15,28 kali dari jumlah saham yang ditawarkan untuk porsi pooling, jauh melebihi ekpektasi yang diharapkan oleh perseroan.

Perseroan mencatatkan sahamnya dengan porsi kepemilikan publik sebanyak 394 juta saham atau sebesar 15% (lima belas persen) dari jumlah modal disetor dan ditempatkan. “Hal ini merupakan key milestone dalam perjalanan perseroan untuk melangkah sebagai perusahaan publik yang accountable, transparan dan bertanggungjawab kepada seluruh investor, masyarakat dan seluruh stakeholders dalam menjalankan bisnis kedepan.”kata Laniwati Tjandra, Direktur Utama PT Bank Bisnis Internasional Tbk.

Menurutnya, industri perbankan secara nasional masih menunjukan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 8,06% yoy dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 9,54% yoy pada triwulan 1 2020, meskipun kinerja keuangan Perbankan BUKU 1 secara nasional mengalami penurunan. Namun demikian, perseroan yang masuk dalam kategori Bank BUKU I tidak mengalami penurunan kinerja keuangan baik dari segi laba bersih maupun total DPK pada triwulan pertama 2020.

Perseroan yang berfokus pada nasabah segmen Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tetap berkeyakinan masih akan terus tumbuh dan berkembang seiring dengan stimulus pemerintah terhadap UMKM dengan memberikan fasilitas subsidi kredit yang ditetapkan dalam beberapa peraturan yakni salah satunya tertuang pada PMK 65/PMK.05/2020 mengenai subsidi bunga / subsidi margin untuk kredit UMKM dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional.

BERITA TERKAIT

Cegah Penyebaran Covid-19 - PTPP Berbagi di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Komitmen untuk mendukung pemerintah dalam pemulihan terdampak pandemi Covid-19, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, menjadi alasan PT PP (Persero)…

Bersama Save the Children - IKEA Ajak Pelanggan Peduli Anak Terdampak Covid-19

Peduli terhadap penanganan dampak pandemi Covid-19, IKEA Indonesia berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan terkemuka untuk anak-anak, Save the Children menggalang donasi.…

Rencanakan Gelar Munaslub - MPA: Kami Ingin Selamatkan Marwah ASITA

Kegaduhan internal Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) kian memanas dan belum menemui titik terang. Sebab itu, Majelis Penyelamat Asita…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Cegah Penyebaran Covid-19 - PTPP Berbagi di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Komitmen untuk mendukung pemerintah dalam pemulihan terdampak pandemi Covid-19, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, menjadi alasan PT PP (Persero)…

Bersama Save the Children - IKEA Ajak Pelanggan Peduli Anak Terdampak Covid-19

Peduli terhadap penanganan dampak pandemi Covid-19, IKEA Indonesia berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan terkemuka untuk anak-anak, Save the Children menggalang donasi.…

Rencanakan Gelar Munaslub - MPA: Kami Ingin Selamatkan Marwah ASITA

Kegaduhan internal Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) kian memanas dan belum menemui titik terang. Sebab itu, Majelis Penyelamat Asita…