Kejar Pertumbuhan Produksi Film - MD Pictures Suntik Anak Usaha Rp 7,5 Miliar

NERACA

Jakarta – Kendati bisnis layar bioskop ikut terdampak dari pandemi Covid-19, hal tersebut tidak membuat ekspansi bisnis PT MD Pictures Tbk (FILM) untuk memproduksi film tertunda. Sebaliknya, emiten produsen film ini telah menambah modal ke anak usaha yaitu PT MD Entertainment sebesar Rp7,5 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, suntikan dana sebesar Rp7,5 miliar ke anak usahanya untuk bekerja sama dalam memproduksi empat film series. Dana yang digunakan berasal dari kas perseroan.“Perseroan dan MD Entertainment akan bekerjasama dalam memproduksi film series dengan judul film yaitu My Lectures My Husband, Malapetaka, Kisah untuk Geri, dan Cinta Fitri,”kata Direktur MD Pictures, Venkatachan Soundararajan.

Adapun, FILM dan MD Entertainment berencana mengerjakan proyek produksi film-film tersebut dalam periode 1 tahun. Venkatachan mengatakan dengan kerja sama ini diharapkan perseroan dapat meramaikan kreasi film series Indonesia dalam bentuk digital bahkan FTV berkualitas. Selain itu, kerja sama ini juga bakal menambah pendapatan dan meningkatkan kinerja keuangan perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2020, FILM membukukan penurunan pendapatan sebesar 49,24% menjadi Rp56,79 miliar dari Rp111,88 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan tidak menampik bahwa penutupan bioskop telah memberikan kerugian bagi perseroan. Penurunan pendapatan itu membuat perusahaan merugi Rp33,62 miliar dari posisi laba Rp21,09 miliar pada semester I/2019. Selain itu, FILM juga menanggung beban usaha sebesar Rp 40,27 miliar atau turun 10,68% dari beban usaha Rp 45,09 miliar pada semester pertama 2019 silam. Pada pos penghasilan lain-lain mengalami pertumbuhan 40,49% menjadi Rp 7,91 miliar pada semester pertama 2020.

Segmen layar lebar menyumbang Rp 17,27 miliar atau 58,84% total pendapatan. Sementara itu segmen digital hanya Rp 257,01 juta. Meski demikian, perseroan menegaskan porsi penjualan digital akan semakin diperbesar. “Kami mau mengejar pasar digital. Kami ubah strategi. Launching film baru bisa jadi di platform digital dan pasti terjadi,” kata Direktur Utama MD Pictures, Manoj Dhamoo Punjabi.

Dirinya menuturkan, perseroan sudah menyiapkan berbagai strategi sebagai upaya peningkatan kinerja di tengah pandemi yang berdampak pada penutupan bioskop. Disampaikannya seperti dikutip kontan, pembukaan bioskop yang ditunda tidak menghambat laju perencanaan produksi FILM. FILM sudah memulai shooting beberapa film baru yang akan rilis di bioskop kisaran semester I-2021. "Selama pandemi, FILM tidak tinggal diam bahkan melakukan ekspansi kreasi serta mengembangkan sayap dalam bentuk produksi film seri yang akan ditayangkan di platform OTT," ujar Manoj.

BERITA TERKAIT

Gaet Mitra 10 - Bank BTN Genjot Transaksi Kartu Debit

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkolaborasi dengan “Mitra10” toko ritel bahan bangunan milik PT Catur Mitra Sejati Sentosa, melakukan…

Berkah Bonus Demografi Jadi Peluang Pembiayaan Perumahan

BP Tapera menyatakan bonus demografi yang terjadi di Indonesia pada sekitar tahun 2020-2030 akan membuat kebutuhan akan rumah meningkat pesat.…

Membangun Optimisme Dengan Perkuat Investor Lokal

Sikap optimisme dan bukan overconfident harus selalu pegang para investor dalam mengambil suatu keputusan dengan tetap memperhitungkan risiko yang ada.…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Gaet Mitra 10 - Bank BTN Genjot Transaksi Kartu Debit

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkolaborasi dengan “Mitra10” toko ritel bahan bangunan milik PT Catur Mitra Sejati Sentosa, melakukan…

Berkah Bonus Demografi Jadi Peluang Pembiayaan Perumahan

BP Tapera menyatakan bonus demografi yang terjadi di Indonesia pada sekitar tahun 2020-2030 akan membuat kebutuhan akan rumah meningkat pesat.…

Membangun Optimisme Dengan Perkuat Investor Lokal

Sikap optimisme dan bukan overconfident harus selalu pegang para investor dalam mengambil suatu keputusan dengan tetap memperhitungkan risiko yang ada.…