Pefindo Tegaskan Peringkat A1+ SBK SMF

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat A1+ untuk surat berharga komersial (SBK) I tahun 2019 senilai Rp 120 miliar milik PT Sarana Multigriya Finansial (SMF). Peringkat tersebut menggambarkan keinginan perseroan untuk melunasi kewajibannya serta didukung dengan kepemilikan deposito berjangka.

Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan bahwa kemampuan SMF untuk melunasi SBK yang jatuh tempo pada 20 November 2020 tersebut tergolong aman. Hal ini dapat dilihat dari kepemilikan deposito berjangka perusahaan senilai Rp 228,5 miliar pada akhir Juni 2020. Menurut analis Pefindo Kreshna Dwinanta Armand dan Hasnalia Hanifah, peringkat efek utang jangka pendek A1+ dikategorikan peringkat tertinggi yang diberikan Pefindo. Peringkat tersebut menggambarkan kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen jangka pendek atas surat utang, relatif terhadap obligor-obligor Indonesia lainnya adalah superior.

Asal tahu saja, penerbitan SBK menjadi satu dari beberapa alternatif bagi korporasi untuk meraih pendanaan. Salah satu korporasi yang tengah mempersiapkan penerbitan SBK, adalah PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan target senilai Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun. Langkah ini menjadi alternatif sumber pendanaan bagi perseroan.

BERITA TERKAIT

Laba Bersih Jaya Trishindo Menyusut 60,93%

Sampai dengan September 2020, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,037 miliar atau turun 60,93% dibanding akhir kuartal III 2019 yang mencatatkan…

IFII Bagikan Dividen Rp 3 Per Lembar Saham

Emiten pengolahan kayu lapis, PT Indonesia Fiberboard Industry Tbk (IFII) pada tanggal 24 November 2020 telah memutuskan pembagian dividen interim…

Kresna Graha Bukukan Rugi Rp 266,61 Miliar

Di kuartal tiga 2020, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp266,61 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun lalu…

BERITA LAINNYA DI

Laba Bersih Jaya Trishindo Menyusut 60,93%

Sampai dengan September 2020, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,037 miliar atau turun 60,93% dibanding akhir kuartal III 2019 yang mencatatkan…

IFII Bagikan Dividen Rp 3 Per Lembar Saham

Emiten pengolahan kayu lapis, PT Indonesia Fiberboard Industry Tbk (IFII) pada tanggal 24 November 2020 telah memutuskan pembagian dividen interim…

Kresna Graha Bukukan Rugi Rp 266,61 Miliar

Di kuartal tiga 2020, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp266,61 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun lalu…