Layanan Gratis Tanpa Syarat Yayasan Pstore Peduli akan Resmikan Klinik Merakyat

NERACA

 

Jakarta - Yayasan Pstore Peduli dalam waktu dekat akan meresmikan Klinik Merakyat. Klinik yang akan memberikan layanan kesehatan gratis tanpa syarat kepada masyarakat. Pasien yang berobat akan mendapatkan penanganan layaknya berobat di rumah sakit pada umumnya. Mulai dari dokter umum hingga dokter spesialis dan beberapa perawat, serta apoteker yang siap bertugas melayani para pasien.

 

“Klinik Merakyat akan melayani masyarakat semua golongan, baik kaya ataupun miskin dan yang paling penting GRATIS TANPA SYARAT. Pasien yang berobat akan mendapatkan penanganan layaknya berobat di rumah sakit pada umumnya. Mulai dari dokter umum hingga dokter spesialis yang sudah mendapat rekomendasi IDI. Dan mereka yang berobat di Klinik Merakyat ini tidak dipungut biaya sedikitpun,” ujar Irfan Toni Bahtiar ketua Yayasan Pstore Peduli pada wartawan dikawasan Condet Jakarta Timur, Sabtu (19/9).

 

Menurut Irfan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis masyarakat tidak perlu menyiapkan data diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK). Karena sesuai visi dan misi Yayasan Pstore Peduli melayani masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan gratis tanpa syarat.

 

“Tidak ada prosedur yang berbelit-belit semua di permudah. Bukan hanya warga Condet dari manapun akan kami layani,” terang Irfan.

 

Dikatakan Irfan klinik yang berlokasi di jalan raya Condet Jakarta Timur ini akan buka setiap hari kerja bahkan hari Minggu dan liburpun tetap melayani pasien dan fasilitas yang di miliki setara dengan puskesmas.

 

“Kita siap melayani pasien setiap hari termasuk hari libur, dan fasilitas yang ada di Klinik Merakyat setara dengan fasilitas puskesmas Insya Allah kedepannya akan kita tingkatkan,” kata Irfan.

 

Pada masa pendemi Covid 19 Yayasan Pstore Peduli juga memiliki program- program rutinitas all day seperti rumah makan gratis tanpa syarat yang tersebar dibeberapa tempat seperti Jakarta, Batam,Tangerang dan segera menyusul di Bandung.

 

“Khusus Jakarta berada di jalan raya Condet kami menyiapkan seribu porsi makanan siap saji setiap hari, juga pembagian sembako dan santunan yang kita sebarkan di beberapa lokasi di Jakarta dengan target penerima yakni anak yatim, jompo, fakir miskin,” ungkapnya.

 

Sedangkan program jangka panjang Yayasan Pstore Peduli akan melakukan renovasi Masjid, pengadaan karpet Masjid, pembagian ratusan Quran gratis, bedah rumah warga, renovasi pesantren, bantuan sosial korban bencana kebakaran, kebanjiran, tsunami hingga pembangunan rumah singgah para musafir, Rumah yatim dan rumah tahfidz.

 

“Karena itu kami Yayasan Pstore Peduli mohon doa masyarakat Indonesia agar kami tetap Istiqomah dalam melayani dan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu,” pungkas Irfan. Mohar

 

 

 

 

BERITA TERKAIT

Penerima Banpres Produktif Usaha Mikro Untuk Menambah Modal dan Inovasi Produk

NERACA   Bekasi - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)…

Bendungan Tiga Dihaji Bakal Dongkrak Sektor Pertanian Sumsel

NERACA Palembang - Pembangunan infrastruktur Bendungan Tiga Dihaji di Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan diyakini…

Musi Banyuasin Targetkan Pendapatan Rp3,2 Triliun pada 2021

NERACA Palembang - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, menargetkan pendapatan Rp3,2 triliun seusai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Muba 2021.…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Penerima Banpres Produktif Usaha Mikro Untuk Menambah Modal dan Inovasi Produk

NERACA   Bekasi - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)…

Bendungan Tiga Dihaji Bakal Dongkrak Sektor Pertanian Sumsel

NERACA Palembang - Pembangunan infrastruktur Bendungan Tiga Dihaji di Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan diyakini…

Musi Banyuasin Targetkan Pendapatan Rp3,2 Triliun pada 2021

NERACA Palembang - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, menargetkan pendapatan Rp3,2 triliun seusai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Muba 2021.…