KINO Beri Pinjaman Anak Usaha Rp 50 Miliar

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) memberikan pinjaman Rp50 miliar kepada anak usaha PT Kino Food Indonesia (KFI). Direktur Keuangan Kino Indonesia, Budi Muljono dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pinjaman tersebut akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha Kino Food Indonesia.

Disampaikannya, transaksi ini dilakukan guna menunjang proses bisnis KFI yang membutuhkan dana untuk melaksanakan kegiatan operasional. Adapun, pertimbangan dilakukannya transaksi adalah sebagai bentuk penyederhanaan atas pinjaman Grup Kino dengan pihak ketiga lainnya dalam mempermudah proses administrasi.

Perseroan juga berpendapat bahwa transaksi yang dilakukan tidak mengandung benturan kepentingan dan bukan merupakan transaksi material. Dikutip dari laporan keuangan perseroan, KFI adalah entitas anak perseroan yang bergerak dalam produksi dan penjualan produk makanan seperti kembang gula (permen), minuman serbuk, makanan dari cokelat, industri makanan bayi dan lain-lain.

Secara umum, emiten konsumer ini membukukan penjualan Rp2,19 triliun pada Juni 2020. Jumlah tersebut turun 1,3% secara tahunan dibandingkan dengan periode Juni 2019. Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tergerus 67,52% year-on-year menjadi Rp118,64 miliar. Laba turun karena tahun lalu perseroan mendapat diskon pembelian saham Morinaga sebesar Rp264,21 miliar pada tahun 2019 silam.

BERITA TERKAIT

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

BEI Tetapkan Perubahan Waktu Perdagangan

Menindaklanjuti surat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 18 September 2020 perihal perintah penyesuaian waktu…

BERITA LAINNYA DI

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

BEI Tetapkan Perubahan Waktu Perdagangan

Menindaklanjuti surat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 18 September 2020 perihal perintah penyesuaian waktu…