MARK Bagikan Dividen Tunai Rp 26,6 Miliar

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp26,6 miliar atau setara Rp 7 per lembar saham. Dividen tunai tersebut merepresentasikan sekitar 30,2% dari laba bersih tahun 2019 lalu sebesar Rp 88 miliar.

Presiden Direktur Mark Dynamics, Ridwan Goh dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan bahwa dividen tunai yang dibagikan tersebut dimaksudkan sebagai apresiasi kepada seluruh pemegang saham perusahaan.”Manajemen MARK telah berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, antara lain dengan mengusulkan dividen tunai setiap tahunnya. Dan tahun ini merupakan tahun ketiga MARK membagikan dividen setelah IPO pada tahun 2017 silam,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan kinerja MARK pada kuartal kedua tahun 2020 ini kembali menunjukkan kinerjanya yang positif tercermin dari kemampuan perseroan meningkatkan laba bersih sebesar Rp51,72 miliar, meningkat sebesar 14,65% secara tahunan. Perseroan juga berhasil menjaga margin laba kotor sebesar 41,31% dengan nilai sebesar Rp79,57 miliar dan margin laba bersih di 26,84% yang didukung oleh peningkatan penjualan perseroan sebesar 9,57% secara tahunan menjadi Rp192,63 miliar pada kuartal kedua tahun ini.

Disampaikannya, pencapaian laba ini didukung dengan strategi produksi dan efisiensi perseroan sepanjang kuartal II tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19. Salah satu strategi perseroan yang mayoritas melakukan penjualan ke Malaysia tersebut pada kuartal ketiga tahun ini adalah dengan senantiasa menambah pelanggan baru. Disebutkan, saat ini perseroan yang merupakan produksi cetak sarung tangan dalam tahap peningkatan kapasitas menjadi 780.000 unit per bulan di kuartal ketiga tahun 2020 guna memenuhi permintaan pelanggan.

 

BERITA TERKAIT

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

IndiHome Targetkan 8 Juta Pelanggan di 2020

Hingga akhir tahun 2020, Indonesia Digital Home (Indihome), layanan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan sebanyak 8 juta hingga…

BERITA LAINNYA DI

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

IndiHome Targetkan 8 Juta Pelanggan di 2020

Hingga akhir tahun 2020, Indonesia Digital Home (Indihome), layanan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan sebanyak 8 juta hingga…