Penjualan Inocyle Techno Turun Tipis 0,72%

NERACA

Jakarta – Semester pertama 2020, PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) mencatatkan penjualan bersih senilai Rp235,2 miliar atau turun 0,72% dari pencapaian periode yang sama tahun lalu senilai Rp236,92 miliar. Pada saat bersamaan, perseroan berbalik rugi senilai Rp8,13 miliar pada paruh pertama tahun ini dari posisi laba Rp16,72 miliar pada semester I/2019.

Direktur Inocycle Technology Group, Victor Choi dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, dampak pandemi terhadap perekonomian global turut berdampak terhadap bisnis perseroan pada kuartal II/2020. Perseroan pun menderita rugi akibat selisih kurs pada periode tersebut. Adapun, bisnis inti perseroan yaitu daur ulang sampah botol plastik menjadi serat daur ulang atau Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF) masih menjadi kontributor utama pendapatan INOV pada semester I/2020 sebesar 72,3%.“Untuk operasi bisnis yang stabil dan efisien, selain Re-PSF kami juga memperluas bisnis homeware dan non-woven seiring dengan meningkatnya tren penggunaan bahan daur ulang dalam gaya hidup masyarakat untuk kelestarian lingkungan,”ujarnya.

Victor menunjukkan bahwa penjualan peralatan rumah tangga atau homeware dan produk bukan tenunan atau non-woven mulai meningkat pada semester I/2020. Penjualan homeware meningkat 119% secara year-on-year pada Januari—Juni 2020 dan berkontribusi sebesar 10,2% terhadap total pendapatan.

Selanjutnya, penjualan non-woven meningkat 21% yoy atau berkontribusi sebesar 17,3% terhadap total pendapatan. Victor mengingatkan bahwa bisnis inti perseroan yang bergerak dalam segmen daur ulang sampah botol plastik (PET) bertujuan menciptakan nilai ekonomi dari sampah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah plastik ke laut sebesar 70% pada 2025. Salah satu kontribusi INOV untuk mendukung program pemerintah adalah melalui aplikasi Plasticpay.“Plasticpay diciptakan untuk merubah pola pikir bahwa botol plastik yang telah dipakai bukanlah sampah, melainkan produk yang dapat diperpanjang fungsinya. Plasticpay diharapkan dapat mengamankan rantai pasok sampah botol plastik sebagai bahan baku Re-PSF,” kata Victor.

Asal tahu saja, dalam memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan terus memperkuat bisnisnya dengan terus mengembangkan produk selain Re-PSF seperti produk bukan tenunan/Non-Woven serta peralatan rumah tangga/Homeware. Bisnis Re-PSF masih berkontribusi tertinggi terhadap penjualan INOV di semester I-2020 ini, yaitu sebesar 72,3%. Namun, pertumbuhan terbesar terlihat dari penjualan Homeware yang meningkat 119%YoY meskipun baru berkontribusi 10,2% terhadap total penjualan INOV. Diikuti dengan penjualan Non-woven yang turut meningkat sebesar 21%YoY dan berkontribusi sebesar 17,3% terhadap total penjualan INOV.

BERITA TERKAIT

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

PT Timah Siap Lunasi Obligasi Rp 600 Miliar

NERACA Jakarta –Pangkas beban utang dan juga menunjukkan eksistensi bahwa PT Timah Tbk (TINS) masih menjalankan keberlangsungan usaha yang positif…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

PT Timah Siap Lunasi Obligasi Rp 600 Miliar

NERACA Jakarta –Pangkas beban utang dan juga menunjukkan eksistensi bahwa PT Timah Tbk (TINS) masih menjalankan keberlangsungan usaha yang positif…