Alfamidi Raup Laba Bersih Rp 103,19 Miliar

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) membukukan pendapatan di paruh pertama tahun ini sebesar Rp 6,48 triliun. Capaian tersebut meningkat 11,53% secara tahunan (yoy) dari pendapatan di semester I-2019 yang sebesar Rp 5,81 triliun. Perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, kemarin menjelaskan, naiknya pendapatan turut mengerek laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk 15,9% dari Rp 89,03 miliar menjadi Rp 103,19 miliar. 

Bila dirinci, emiten pengelola Alfamidi ini ditopang oleh naiknya penjualan makanan dari Rp 3,39 triliun menjadi Rp 3,78 triliun. Sedangkan non-makanan tercatat naik dari Rp 1,66 triliun menjadi Rp 1,85 triliun. Untuk makanan segar menyumbang sebesar Rp 848,87 miliar pada pendapatan total di semester I-2020.  Adapun penjualan neto kepada pewaralaba (franchise) tercatat sebesar Rp 144,26 miliar atau setara 2,22% dari pendapatan neto semester I-2020. 

Di sisi lain, Midi Utama Indonesia tercatat memiliki liabilitas sebesar Rp 4,31 triliun dengan porsi liabilitas jangka pendek sebesar Rp 3,48 triliun. Adapun ekuitas MIDI tercatat sebesar Rp 1,26 triliun. Adapun posisi kas dan setara kas MIDI pada akhir periode tercatat sebesar Rp 145,92 miliar, turun dari posisi awal yang sebesar Rp 241,12 miliar. Posisi tersebut lantaran adanya penggunaan kas neto untuk investasi yang sebesar Rp 482,58 miliar. Sementara itu MIDI mendapatkan kas neto dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 228,29 miliar dan dari aktivitas operasi sebesar Rp 159,08 miliar.

 

BERITA TERKAIT

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

BEI Tetapkan Perubahan Waktu Perdagangan

Menindaklanjuti surat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 18 September 2020 perihal perintah penyesuaian waktu…

BERITA LAINNYA DI

Pemilik Apartemen Essence Darmawangsa Tolak Proposal Perdamaian

Pemilik apartemen Essence Darmawangsa mengajukan penolakan terhadap proposal perdamaian yang telah diberikan oleh pihak PT. Prakarsa Semesta Alam (PSA). Sikap…

Tender TPPI Berjalan Secara Transparan dan Bersih

Kabar baik muncul dari rencana pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Impian…

BEI Tetapkan Perubahan Waktu Perdagangan

Menindaklanjuti surat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 18 September 2020 perihal perintah penyesuaian waktu…