Cara Daftar Online Wisata di Labuan Bajo dan TN Komodo

Turis yang hendak berwisata di Labuan Bajo dan Taman Nasional (TN) Komodo harus melakukan pendaftaran secara daring (online) dengan memilih agen perjalanan yang sudah terdaftar secara legal dan berkantor di Labuan Bajo. Pendaftaran online masuk ke Labuan Bajo dan TN Komodo bisa dilakukan di https://booking.labuanbajoflores.id/

Untuk turis, silakan memilih menu Wisatawan dalam halaman tersebut. Selain mengisi data diri, turis juga wajib menyertakan surat keterangan kesehatan dan asuransi perjalanan.

Terdapat tiga tempat wisata yang dapat dipilih, yakni; Taman Nasional Komodo, Wisata Darat (Non-Taman Nasional Komodo), dan Wisata Laut (Non-Taman Nasional Komodo). Dalam form kunjungan Wisata Darat, turis kembali harus memilih objek wisata yang akan didatangi; Batu Cermin, Cunca Wulang, Gua Rangko, dan Taman Nasional Kelimutu.

Sementara untuk form kunjungan Wisata Laut, turis dapat memilih Pulau Kanawa, Pulau Kelor, atau Pulau Menjerite. Turis juga wajib menggunakan jasa agen perjalanan yang sudah terdaftar secara legal dan berkantor di Labuan Bajo demi membangkitkan gairah perekonomian lokal sekaligus mengatur jumlah kunjungan wisatawan di era normal baru. Kadis Parwisata Manggarai Barat, Agustinus Rinus, mengatakan, jumlah turis yang bisa masuk TN Komodo setiap harinya sebanyak 25 orang per hari.

Selain mengatur pengunjung, masuknya kapal di setiap spot TN Komodo juga ikut diatur. Ia mencontohkan untuk wisata ke Pulau Padar, maka hanya boleh lima kapal wisata yang boleh berada di kawasan itu.

"Kapal juga diatur jumlahnya untuk setiap spot. Oleh karena itu pendaftaran online diterapkan untuk mendata dan mencegah terjadinya penumpukan kapal di kawasan wisata yang dikunjungi," ujarnya seperti yang dikutip dari Antara pada Kamis (23/7).

Dinas Pariwisata Manggarai Barat bersama Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo dan Balai TN Komodo telah menetapkan bahwa pembukaan kawasan wisata baik di laut dan di darat dilakukan dalam tiga fase.

Fase pertama mulai 6 Juli 2020 untuk wisatawan lokal di NTT, fase dua untuk wisatawan domestik, dan fase tiga untuk untuk semua wisatawan baik domestik maupun internasional.

Saat ini untuk fase pertama wisatawan sudah bisa berwisata baik di kawasan wisata di darat maupun wisata di laut khususnya di TN Komodo dengan menerapkan protokol kesehatan.

BERITA TERKAIT

Alat yang Perlu Dibawa Saat Berwisata Mendaki Gunung

Mendaki gunung merupakan aktivitas olahraga di alam bebas yang lumayan berat untuk dilakukan. Dibutuhkan ketahanan atau kondisi fisik yang prima…

Pariwisata Lembang Mulai Terdampak PSBB Jakarta

Penerapan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta, sudah dirasakan dampaknya pada pelaku pariwisata di Lembang, Bandung Barat,…

Turis Jepang Terpincut Tur Wisata Virtual Desa di Bali

Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, memberikan tur wisata secara virtual berdurasi 2-3 jam bagi wisatawan Jepang, yang dijadwalkan…

BERITA LAINNYA DI Wisata Indonesia

Alat yang Perlu Dibawa Saat Berwisata Mendaki Gunung

Mendaki gunung merupakan aktivitas olahraga di alam bebas yang lumayan berat untuk dilakukan. Dibutuhkan ketahanan atau kondisi fisik yang prima…

Pariwisata Lembang Mulai Terdampak PSBB Jakarta

Penerapan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta, sudah dirasakan dampaknya pada pelaku pariwisata di Lembang, Bandung Barat,…

Turis Jepang Terpincut Tur Wisata Virtual Desa di Bali

Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, memberikan tur wisata secara virtual berdurasi 2-3 jam bagi wisatawan Jepang, yang dijadwalkan…