Estika Tata Tiara Cetak Rugi Rp 32,69 Miliar

Di kuartal pertama 2020, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) membukukan penjualan sebesar Rp 374,19 miliar atau naik 34,47% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 278,27 miliar. Meski demikian, perseroan mencatatkan rugi bersih senilai Rp 32,69 miliar dibandingkan kuartal I-2019 yang mencetak laba Rp 14,94 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, kemarin.

Perseroan mengungkapkan, peningkatan penjualan pada kuartal pertama diperoleh dari aset biologis yang naik menjadi Rp 196,75 miliar dari semula Rp 108,93 miliar. Selain itu, penjualan daging jeroan dan produk sapi lokal yang membukukan Rp 29,87 miliar. Disebutkan, peningkatan penjualan tersebut juga terdiri atas daging jeroan dan produk sapi impor yang memperoleh Rp 80,76 miliar, produk lanjutan sejumlah Rp 60,05 miliar, dan lainnya sebanyak Rp 6,75 miliar.

Adapun penyebab turunnya laba bersih yakni meningkatnya beban pokok penjualan yang melonjak menjadi Rp 371,14 miliar, dibanding periode sama tahun lalu Rp 231,42 miliar. Begitupun, laba kotor yang diperoleh hanya Rp 3,06 miliar, turun dari laba kotor periode sama di tahun sebelumnya Rp 46,84 miliar. Estetika memperoleh peningkatan beban sebanyak Rp 42,77 miliar atau melonjak 63,68% hingga Maret 2020. Sedangkan beban periode sama tahun lalu hanya 26,13 miliar. Meningkatnya beban ini, penyebab utama perseroan memperoleh rugi sebelum pajak di awal periode 2020. Perseroan juga membukukan rugi bersih diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak Rp 32,69 miliar dibandingkan dengan perolehan priode yang sama tahun lalu meraih laba bersih sejumlah Rp 14,94 miliar. Adapun rugi per saham dasar sejumlah Rp 17 per saham dari sebelumnya sekitar Rp 6 per saham.

 

BERITA TERKAIT

Satyamitra Kemas Cetak Laba Rp 14,93 Miliar

Emiten produsen kemasan, PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mencatatkan laba bersih di semester pertama tahun ini sebesar Rp 14,93…

CITA Bidik Produksi Bauksit 11 Juta Ton

Tahun ini, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menargetkan produksi bauksit antara 10 hingga 11 juta ton. “Dengan berlanjutnya pembangunan…

Akibat Corona, Prodia Merugi Rp 12,09 Miliar

Di kuartal kedua 2020, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan rugi sebesar Rp12,09 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI

Satyamitra Kemas Cetak Laba Rp 14,93 Miliar

Emiten produsen kemasan, PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mencatatkan laba bersih di semester pertama tahun ini sebesar Rp 14,93…

CITA Bidik Produksi Bauksit 11 Juta Ton

Tahun ini, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menargetkan produksi bauksit antara 10 hingga 11 juta ton. “Dengan berlanjutnya pembangunan…

Akibat Corona, Prodia Merugi Rp 12,09 Miliar

Di kuartal kedua 2020, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan rugi sebesar Rp12,09 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun…