Kabid Keselamatan Lalulintas: Kami Masih Menunggu Kepastian Anggaran - Dishub Kota Sukabumi Belum Mampu Tangani PJU yang Rusak

NERACA

Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mengakui hingga saat ini belum mampu untuk melakukan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak. Hal tersebut, dikarenakan anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan yang bersumber dari APBD belum diperoleh kepastian hingga saat ini, terutama disaat covid-19.

 

"Kita juga bingung harus pakai anggaran yang mana, sementara kita juga masih nunggu anggaran dari APBD untuk beli sparepart (komponen)," ujar Kabid Keselamatan Lalulintas dan Perlengkapan Jalan Dion Sanaha yang didampingi oleh Kepala Seksi PJU Dishub Kota Sukabumi Hikmat Azhari kepada Neraca, Rabu (8/7).


Dion juga tidak menapik jika setiap hari banyak masyarakat yang melakukan aduan tentang PJU rusak, namun untuk sementara pihaknya hanya bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kondisi yang ada saat ini."Terus terang kami juga malu sama masyarakat, apalagi mereka juga sudah bayar pajak, giliran ketika akan perbaikan tidak ada anggaran," cetus Dion.


Dion juga berharap, secepatnya semua anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan tersebut segera bisa cair. Sebab kata Dion, masyarakat sudah menunggu."Makanya kami juga meminta maaf jika kerusakan PJU belum bisa diperbaiki serta pelayanan kami belum bisa optimal," imbuhnya.


Ketika disinggung mengenai PJU yang bersumber dari bantuna Gubernur Jawa Barat yang nilainya sekitar Rp5 miliar, Dion menjelaskan, itu untuk pengadaan baru dan semuanya tahun ini harus tuntas. Sebab lanjut Dion, pihaknya bersama Dishub Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah II Sukabumi, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, dan Jasa Raharja Kota Sukabumi sudah melakukan monitoring terkait keselamatan jalan yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan (lingsel), salah satunya mengenai pemasangan PJU.

 

"Jadi PJU dari Bangub Jabar tersebut salah satunya untuk dipasang di Jalan lingsel untuk keselamatan jalan. Sisanya, untuk jalan kota dan lingkungan," bebernya.


Sementara itu Kepala Seksi PJU Hikmat Azhari mengungkapkan, periode Januari hingga Juni tercatat ada sekitar 178 PJU yang butuh diperbaiki. Dari jumlah tersebut, kerusakan lampu sebanyak 126, jaringan 36, tiang 2 dan komponen lainya berjumlah 14. Dan persentase perbaikannya hanya 69 persen."Dari 178 aduan dari masyarakat, tercatat ada 178 yang rusak," ungkap Hikmat.


Saat ini lanjut Hikmat, seluruh PJU yang tersebar di Kota Suakbumi berjumlah 4869. Dan saat ini kondisinya cukup aman."Aman sih kondisinya, itu juga diluar yang 178 PJU yang perlu diperbaiki. Mudah-mudahan yang rusak tersebut secepatnya bisa tertangani dengan cepat," pungkasnya. Arya

 

 

BERITA TERKAIT

Buku Digital Banking Revolution Jawab Tantangan Perbankan Hadapi Era 5G

NERACA   Jakarta - Teknologi telah mengubah kehidupan. Mengubah wajah industri dan peradaban. Tak terkecuali perbankan. Semua berawal dari kemajuan…

Oxygen Denim Bersama Dedi Alfian Siap Rebut Pasar Kota-Kota Besar di Indonesia

NERACA Jakarta - Brand fashion Oxygen Denim, terus memperkuat eksistensinya di dunia garmen clothing dan fashion dengan menargetkan pemasaran di…

Kolaborasi KemenkopUKM dan KemenBUMN Pulihkan KUMKM Terdampak Covid-19

NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian BUMN berkolaborasi dalam upaya membantu pemulihan dan mengembangkan koperasi dan UMKM…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Buku Digital Banking Revolution Jawab Tantangan Perbankan Hadapi Era 5G

NERACA   Jakarta - Teknologi telah mengubah kehidupan. Mengubah wajah industri dan peradaban. Tak terkecuali perbankan. Semua berawal dari kemajuan…

Oxygen Denim Bersama Dedi Alfian Siap Rebut Pasar Kota-Kota Besar di Indonesia

NERACA Jakarta - Brand fashion Oxygen Denim, terus memperkuat eksistensinya di dunia garmen clothing dan fashion dengan menargetkan pemasaran di…

Kolaborasi KemenkopUKM dan KemenBUMN Pulihkan KUMKM Terdampak Covid-19

NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian BUMN berkolaborasi dalam upaya membantu pemulihan dan mengembangkan koperasi dan UMKM…