Ketua MPR RI - Nelayan Harus Menjadi Profesi Menjanjikan dan Sejahtera

Bambang Soesatyo

 

Ketua MPR RI

 

Nelayan Harus Menjadi Profesi Menjanjikan dan Sejahtera

 

 

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan nelayan seharusnya menjadi profesi yang menjanjikan dan penuh kesejahteraan mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang kaya sumber daya laut.


"Dengan kekayaan sumber daya alam bahari yang berlimpah, mayoritas nelayan Indonesia masih hidup dalam kemiskinan, adalah sebuah paradoks," ujar Bamsoet saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan Nasional virtual Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), dari Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (1/7).


Menurut dia, penangkapan ikan ilegal oleh kapal-kapal asing dan keterbatasan kemampuan nelayan dalam menghadapi persaingan menjadi beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya produktivitas nelayan.

"Kondisi ini juga mendorong penurunan jumlah nelayan, karena profesi nelayan dipandang tidak menjanjikan. HNSI harus tetap berdiri di garis terdepan memperjuangkan nasib nelayan," kata Bamsoet.

Sebagai Ketua Dewan Penasihat DPP HNSI, Bamsoet berharap Rapimnas bisa menjadi momentum menguatkan soliditas dan kematangan organisasi HNSI.


Ia mengemukakan badan pangan dunia (food and agricultural organization/FAO) mencatat potensi lestari sumber daya perikanan tangkap laut Indonesia mencapai sekitar 6,5 juta ton per tahun dengan tingkat pemanfaatan mencapai 5,71 juta ton per tahun.


Sementara potensi lestari sumber daya ikan laut diperkirakan sebesar 12,54 juta ton per tahun yang tersebar di perairan wilayah Indonesia dan perairan ZEE.


"Dengan luas perairan 5,8 juta kilometer persegi yang meliputi laut teritorial seluas 0,3 juta kilometer persegi, luas perairan kepulauan 2,95 juta kilometer persegi, dan luas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 2,55 juta kilometer persegi, bisa dibayangkan sangat besar sekali potensi sumber daya laut yang dimiliki Indonesia," katanya.


Kendati demikian, ia mengatakan, pandemi COVID-19 memicu harga ikan hasil tangkapan turun drastis karena permintaan yang turun. Ant

 

 

 

 

BERITA TERKAIT

Menko Polhukam - Indonesia Hadapi Tantangan Ideologi Tandingan

Mahfud MD   Menko Polhukam   Indonesia Hadapi Tantangan Ideologi Tandingan   Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan…

Wakil Ketua MPR - Hidup Gotong Royong Mampu Atasi Ancaman Resesi

Jazilul Fawaid   Wakil Ketua MPR   Hidup Gotong Royong Mampu Atasi Ancaman Resesi   Jakarta - Wakil Ketua MPR,…

Wakil Ketua MPR RI - Tragedi Ledakan Beirut Harus Diusut Tuntas

Hidayat Nur Wahid   Wakil Ketua MPR RI   Tragedi Ledakan Beirut Harus Diusut Tuntas   Jakarta - Wakil Ketua…

BERITA LAINNYA DI

Menko Polhukam - Indonesia Hadapi Tantangan Ideologi Tandingan

Mahfud MD   Menko Polhukam   Indonesia Hadapi Tantangan Ideologi Tandingan   Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan…

Wakil Ketua MPR - Hidup Gotong Royong Mampu Atasi Ancaman Resesi

Jazilul Fawaid   Wakil Ketua MPR   Hidup Gotong Royong Mampu Atasi Ancaman Resesi   Jakarta - Wakil Ketua MPR,…

Wakil Ketua MPR RI - Tragedi Ledakan Beirut Harus Diusut Tuntas

Hidayat Nur Wahid   Wakil Ketua MPR RI   Tragedi Ledakan Beirut Harus Diusut Tuntas   Jakarta - Wakil Ketua…