Darya Varia Tebar Dividen Rp 70 Persaham

NERACA

Jakarta - Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp70 per saham. Sebelumnya, Darya Varia sudah membagikan dividen interim sebesar Rp37 per saham pada 21 November 2019. Pemberian dividen tunai ini menambah total dividen yang dibagikan perseroan untuk tahun buku 2019, yaitu sebesar Rp107 per saham. 

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, jika merujuk pada total saham perseroan yang beredar yakni 1,12 miliar lembar saham, maka secara keseluruhan perseroan akan membagikan dividen Rp119,84 miliar untuk tahun buku 2019. Sebagai informasi, emiten farmasi ini mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 10,53% secara tahunan menjadi Rp221,78 miliar sepanjang tahun 2019. Walhasil rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) mencapai 54%.

Pada tahun lalu, perseroan juga membagikan dividen tunai dengan nominal yang sama yakni Rp107 per saham atau Rp119,84 miliar. Adapun, laba bersih produsen multivitamin Enervon-C untuk tahun buku 2018 adalah sebesar Rp200,65 miliar. Rasio pembayaran dividen untuk tahun buku 2018 adalah 59,72 persen, lebih tinggi dari DPR tahun buku 2019.

Darya-Varia Laboratoria menyatakan perseroan mampu mempertahankan momentum pertumbuhan yang solid di tengah kondisi industri farmasi yang penuh tantangan. Pendapatan bersih perseroan yang juga dilaporkan naik sebesar 6,67% menjadi sebesar Rp1,7 triliun, didorong oleh kenaikan penjualan di seluruh segmen bisnis, yaitu obat resep, consumer health, serta bisnis ekspor dan toll manufacturing.  

Bisnis obat resep membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 6% menjadi Rp615 miliar pada 2019, yang menyumbang 33,9% pada total pendapatan perseroan. Adapun segmen consumer health membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 7% menjadi Rp756 miliar pada 2019, dan berkontribusi 41,7% terhadap total pendapatan perseroan.

Sementara itu bisnis ekspor dan toll manufacturing membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 7% menjadi Rp442 miliar pada 2019, menyumbang 24,4% terhadap total pendapatan perseroan pada tahun 2019. Tercatat selama 5 tahun terakhir, perseroan juga berhasil menjaga momentum pertumbuhan kinerja utamanya dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan untuk pendapatan bersih sebesar 10,4%, pendapatan operasional sebesar 25,5% dan laba bersih sebesar 22,1%.

 

 

BERITA TERKAIT

Accenture dan Google Cloud Rilis Arsitektur Data Pelanggan

Firma konsultan manajemen dan layanan teknologi Accenture dan Google Cloud bekerja sama untuk menyediakan arsitektur data pelanggan atau customer data…

Kehadiran Koperasi Tetap Jadi Andalan UMKM

Koperasi tetap menjadi andalan masyarakat terutama karena visi usaha bersama yang dilandaskan pada kegotongroyongan dari anggota untuk anggota dalam mendukung…

Optimalkan Layanan Digital - Semangat Baru Layanan BTN di Era Pandemi

Fokus untuk tetap memberikan layanan terbaik di tengah pandemi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyiapkan berbagai produk dan program…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Accenture dan Google Cloud Rilis Arsitektur Data Pelanggan

Firma konsultan manajemen dan layanan teknologi Accenture dan Google Cloud bekerja sama untuk menyediakan arsitektur data pelanggan atau customer data…

Kehadiran Koperasi Tetap Jadi Andalan UMKM

Koperasi tetap menjadi andalan masyarakat terutama karena visi usaha bersama yang dilandaskan pada kegotongroyongan dari anggota untuk anggota dalam mendukung…

Optimalkan Layanan Digital - Semangat Baru Layanan BTN di Era Pandemi

Fokus untuk tetap memberikan layanan terbaik di tengah pandemi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyiapkan berbagai produk dan program…