Tempo Scan Bagi Dividen Rp 50 Persaham

NERACA

Jakarta - Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada setiap pemegang saham sebesar Rp 50 per saham. Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 30 Juli 2020. Berdasarkan hasil RUPST, pembagian dividen sesuai dengan keputusan mata acara pertama RUPST perseroan, yang memutuskan akan membagikan dividen sebanyak Rp 225 miliar dari laba bersih perseroan tahun buku 2019 sebesar Rp 554,26 miliar.

Kemudian sejumlah Rp 2,25 miliar disisihkan sebagai dana cadangan dan sisanya dicatat sebagai laba yang ditahan. Sekretaris Perusahaan Tempo Scan Pacific, Shania mengungkapkan, jadwal pembagian dividen sesuai dengan rencana, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan dilakukan pada 8 Juli 2020. Sementara cum dividen di pasar tunai akan dilakukan pada 10 Juli 2020. Selanjutnya, tanggal pencatatan (record date) akan dilakukan pada 10 Juli 2020. "Sedangkan, ex dividen di pasar tunai akan dilakukan pada 13 Juli 2020," jelasnya.

RUPST Tempo Scan Pacific juga menyetujui mata acara lainnya, seperti menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada Desember 2019, dan penunjukkan kantor akuntan publik untuk tahun buku 2020. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Tempo Scan Pacific mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,76 triliun hingga kuartal I 2020 atau naik 2,22% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 2,70 triliun. Laba bersih periode berjalan tercatat sebesar Rp 307,30 miliar, meningkat 39,78% dari sebelumnya sebesar Rp 219,84 miliar pada kuartal I-2019.

Adapun total pendapatan perseroan terdiri atas, pendapatan dari lini bisnis farmasi sebesar Rp 741,19 miliar, dari penjualan produk konsumen dan kosmetika sebesar Rp 796,37 miliar, dan kontribusi pendapatan dari jasa distribusi sebanyak Rp 1,22 triliun. Dari sisi neraca, total aset perseroan mencapai sebesar Rp 8,88 triliun hingga akhir Maret 2020 atau meningkat 6,09% dibanding total aset pada akhir Desember 2019 sebanyak Rp 8,37 triliun. Total aset terdiri atas aset lancar sebesar Rp 5,83 triliun dan aset tak lancar sebesar Rp 3,04 triliun.

BERITA TERKAIT

Sarana Menara Raih Pendapatan Rp3,68 Triliun

NERACA Jakarta –Perlambatan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi kinerja keuangan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Tengok saja,…

Hadapi Tiga Tantangan, Laba Elnusa Menyusut 16%

NERACA Jakata – Fluktuatifnya harga minya dunia memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Elnusa Tbk (ELSA). Dimana anak usaha…

Betonjaya Manunggal Raup Untung Rp 4,13 Miliar

NERACA Jakarta –Emiten produsen baja, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,13 miliar. Posisi tersebut…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Sarana Menara Raih Pendapatan Rp3,68 Triliun

NERACA Jakarta –Perlambatan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi kinerja keuangan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Tengok saja,…

Hadapi Tiga Tantangan, Laba Elnusa Menyusut 16%

NERACA Jakata – Fluktuatifnya harga minya dunia memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Elnusa Tbk (ELSA). Dimana anak usaha…

Betonjaya Manunggal Raup Untung Rp 4,13 Miliar

NERACA Jakarta –Emiten produsen baja, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,13 miliar. Posisi tersebut…