Permintaan Meningkat, Phapros Genjot Produksi Multivitamin

 

 

NERACA

 

Jakarta - PT Phapros Tbk yang juga anak usaha PT Kimia Farma terus meningkatkan performanya dengan berbagai rencana strategis. Salah satunya adalah dengan meningkatkan produksi menjadi 1 juta boks multivitamin dengan merek Becefort. Multivitamin itu diyakini menjadi satu satunya produk di Indonesia yang memiliki kandungan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan vitamin E, menyusul kenaikan permintaan di tengah pandemik virus corona atau Covid19. 

 

Selain itu, Phapros juga meluncurkan produk biologi untuk anti aging berbahan dasar sekret metabolit stem-cell yang merupakan hasil hilirisasi riset dengan Universitas Airlangga, Surabaya. “Ini merupakan salah satu dukungan Phapros terhadap hilirisasi riset. Dalam mengembangkan produk ini, Phapros juga telah mendapatkan pendanaan dari Kemenristek Dikti sebesar Rp 20,2 miliar sejak 2017. Sehingga, diharapkan semester dua tahun ini sudah siap diproduksi,” ujar Direktur Produksi PT Phapros Tbk, Syamsul Huda, seperti dikutip dalam keterangannya, Kamis (25/6).

 

Kinerja 2019 

 

Dalam kesempatan yang sama, PT Phapros Tbk juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2019. Dalam RUPS tahun ini, manajemen memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2019. Tahun 2019 lalu Phapros berhasil meningkatkan kinerja penjualannya sebesar 8% atau Rp 1,1 triliun.

 

Direktur Keuangan Phapros Heru Marsono mengatakan peningkatan penjualan Phapros pada tahun 2019 didominasi oleh segmen obat generik berlogo (OGB) yang naik sebesar 8,5% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 537,48 miliar. “Kemudian, disusul oleh produk obat resep dokter bermerek atau etikal yang naik sebesar 12% atau Rp 289,88 miliar, dan produk obat jual bebas atau over the counter (OTC) yang tumbuh sebesar 17% atau Rp 212,57 miliar,” ujarnya.

 

Sementara itu, total aset yang dimiliki Phapros tahun lalu sebesar Rp 2,1 triliun bertumbuh dari tahun sebelumnya Rp 1,87 triliun. Total liabilitas emiten berkode saham PEHA ini juga naik 18,51% menjadi Rp 1,28 triliun dari sebelumnya Rp 1,08 triliun. Ekuitas Phapros mencapai Rp821,61 miliar, naik 4,03% dari sebelumnya Rp 789,8 miliar.

 

Disamping itu, dalam RUPS TB 2019 ini disepakati pembagian dividen tunai sebesar 70% dari laba bersih atau setara dengan Rp 71,4 miliar (Rp 85,03 / lembar saham) kepada pemegang saham. Selain itu, pada RUPS tahun ini pemegang saham dan kuasa pemegang saham juga menyepakati untuk memberhentikan dengan hormat disertai penghargaan setinggi-tingginya, Prof Dr. Fasli Jalal selaku Komisaris Independen dan Barokah Sri Utami selaku Direktur Utama, serta mengangkat Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyatno sebagai Komisaris Independen dan Hadi Kardoko sebagai Direktur Utama. 

 

Sehingga susunan pengurus Perseroan menjadi Dewan Komisaris terdiri dari Verdi Budidarmo (Komisaris Utama), Masrizal Achmad Syarief (Komisaris), Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyatno (Komisaris Independen), Zainal Abidin (Komisaris Independen).

 

Sementara jajaran direksi diantaranya, Hadi Kardoko (Direktur Utama), Heru Marsono (Direktur Keuangan), Chairani Harahap (Direktur Pemasaran)dan Syamsul Huda (Direktur Produksi). 

BERITA TERKAIT

Bikin Mudah Berbelanja, MPPA Kolaborasi dengan GrabMart

    NERACA   Jakarta - PT. Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mengumumkan bahwa Perseroan semakin memperkuat kemitraannya dengan Grab…

Berkah Beton Swadaya Ekspansi Bisnis ke Kalteng

    NERACA   Jakarta - Dalam rangka pengembangan bisnis dan partisipasi pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah, PT Berkah Beton…

Proyek KPBU Jalan Non Tol Pertama, PII Kasih Penjaminan Proyek Jalan Lintas Sumsel

  NERACA Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII menandatangani perjanjian penjaminan untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

Bikin Mudah Berbelanja, MPPA Kolaborasi dengan GrabMart

    NERACA   Jakarta - PT. Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mengumumkan bahwa Perseroan semakin memperkuat kemitraannya dengan Grab…

Berkah Beton Swadaya Ekspansi Bisnis ke Kalteng

    NERACA   Jakarta - Dalam rangka pengembangan bisnis dan partisipasi pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah, PT Berkah Beton…

Proyek KPBU Jalan Non Tol Pertama, PII Kasih Penjaminan Proyek Jalan Lintas Sumsel

  NERACA Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII menandatangani perjanjian penjaminan untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan…