Wakil Ketua MPR RI - Percepat Realisasi Insentif Medis

Syariefuddin Hasan

 

Wakil Ketua MPR RI

 

Percepat Realisasi Insentif Medis

 

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Syariefuddin Hasan mendesak pemerintah untuk mempercepat realisasi insentif bagi tenaga medis dan kesehatan yang menangani langsung pasien COVID-19.


Syarief Hasan mengatakan bahwa tenaga medis menjadi garda depan dalam penanganan pasien COVID-19 selama virus corona mewabah di Indonesia hampir 3 bulan.


“Pemerintah perlu mempercepat insentif kepada tenaga medis yang menangani pasien COVID-19 sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada tenaga medis sebagai garda depan,” kata Syarief Hasan dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (31/5).


Ketika meresmikan Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran pada tanggal 23 Maret 2020, Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan tenaga medis yang menangani pasien COVID-19 akan mendapatkan insentif dari pemerintah.


Secara perinci, insentif itu diberikan untuk para dokter spesialis sebesar Rp15 juta, dokter umum dan dokter gigi diberikan insentif Rp10 juta, bidan dan perawat mendapatkan insentif Rp7,5 juta, dan insentif untuk tenaga medis lainnya sebesar Rp5 juta.


Namun, sampai hari ini, para tenaga kesehatan itu belum juga menerima insentif yang dijanjikan oleh Pemerintah.

Syarief mengatakan bahwa Menteri Keuangan membenarkan insentif belum diberikan karena masih menunggu data tenaga kesehatan dari daerah-darah, selanjutnya akan diverifikasi kembali. Padahal, melalui Perppu Nomor 1 Tahun 2020, pemerintah telah menambah belanja dan pembiayaan APBN 2020 sebesar Rp405,1 triliun untuk penanganan pandemi COVID-19.


"Seharusnya pemerintah mendahulukan anggaran untuk kesehatan, termasuk di dalamnya insentif untuk tenaga kesehatan," ujar Syarief.

Syarief Hasan menyoroti birokrasi dan koordinasi yang belum berjalan baik ini mengakibatkan keterlambatan insentif yang diterima tenaga medis."Ini menunjukkan kurangnya komunikasi dan koordinasi antara pusat dan daerah," katanya. Ant

 

 

 

BERITA TERKAIT

Kapolri - Saya Minta Maaf ke Warga Bila Kinerja Polri Belum Maksimal

Jenderal Pol Idham Azis   Kapolri   Saya Minta Maaf ke Warga Bila Kinerja Polri Belum Maksimal   Jakarta -…

Menteri LHK - TMC Berlanjut Hingga September untuk Cegah Karhutla

Siti Nurbaya   Menteri LHK   TMC Berlanjut Hingga September untuk Cegah Karhutla   Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan…

Ketua MPR RI - Pemuda Ambil Peran Jadi Generator Pembangunan

Bambang Soesatyo   Ketua MPR RI   Pemuda Ambil Peran Jadi Generator Pembangunan   Jakarta - Ketua MPR RI Bambang…

BERITA LAINNYA DI

Kapolri - Saya Minta Maaf ke Warga Bila Kinerja Polri Belum Maksimal

Jenderal Pol Idham Azis   Kapolri   Saya Minta Maaf ke Warga Bila Kinerja Polri Belum Maksimal   Jakarta -…

Menteri LHK - TMC Berlanjut Hingga September untuk Cegah Karhutla

Siti Nurbaya   Menteri LHK   TMC Berlanjut Hingga September untuk Cegah Karhutla   Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan…

Ketua MPR RI - Pemuda Ambil Peran Jadi Generator Pembangunan

Bambang Soesatyo   Ketua MPR RI   Pemuda Ambil Peran Jadi Generator Pembangunan   Jakarta - Ketua MPR RI Bambang…