IHSG Sepekan Kemarin Meningkat Signifikan

NERACA

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar sepekan pasca lebaran mencatatkan peningkatan cukup signifikan. Berdasakan siaran PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, kemarin disebutkan, IHSG ditutup pada level 4.753,612 dari 4.545,952 pada pekan sebelumnya, sementara itu kapitalisasi pasar Bursa berada pada posisi Rp5.497,202 triliun dari Rp5.257,032 triliun sepekan sebelumnya.

Kemudian rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami peningkatan sebesar 24,52% atau sebesar 639.998 ribu kali transaksi dibandingkan pada pekan sebelumnya sebesar 513.973 ribu kali transaksi. Sementara perubahan terjadi pada data rata-rata nilai transaksi harian dan rata-rata volume transaksi harian selama periode sepekan pada tanggal 26 – 29 Mei 2020. Rata-rata nilai transaksi harian mengalami koreksi sebesar 37,32% sebesar Rp11,604 triliun dari Rp18,514 triliun pada pekan lalu, kemudian perubahan sebesar 38,03% terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 9.242 miliar unit saham dibandingkan pekan lalu yang meningkat signifikan sebesar 14.914 akibat dari transaksi saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) oleh Bangkok Bank di Pasar Negosiasi. 

Investor asing pada akhir pekan kemarin mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp85,76 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp11,101 triliun. Mengakhiri perdagangan Jum’at (29/5) akhir pekan kemarin, IHSG ditutup menguat 37,43 poin atau 0,79% ke posisi 4.753,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 16,46 poin atau 2,32% menjadi 725,83.

Kata analis Indopremier Sekuritas, Mino, sentimen positif bagi indeks yaitu rencana penerapan new normal yang diharapkan akan mendorong pemulihan ekonomi secara bertahap. Sedangkan untuk negatifnya yang sempat membuat indeks merah di awal yaitu memanasnya hubungan Amerika dan China terkait Hong Kong.

Dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan terus bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham. Secara sektoral, enam sektor meningkat dimana sektor aneka industri naik paling tinggi yaitu 3,49%, diikuti sektor industri dasar dan sektor keuangan masing-masing 2,89% dan 1,42%.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor properti turun paling dalam yaitu minus 1,39%, diikuti sektor pertanian dan sektor konsumer masing-masing minus 0,71% dan minus 0,61%. Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah aksi bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp80,82 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 703.119 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,25 miliar lembar saham senilai Rp17,5 triliun. Sebanyak 175 saham naik, 232 saham menurun, dan 154 saham tidak bergerak nilainya. Selanjutnya, BEI juga siap dan berkomitmen terus menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan operasional di pasar modal menyambut era kenormalan baru (new normal).”Dalam rangka menghadapi kenormalan baru, BEI akan senantiasa mendukung protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan OJK seperti menjaga jarak dan menghindari keramaian," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna.

BERITA TERKAIT

Catatkan Kinerja Apik - Premi Asuransi Jiwa Generali Tumbuh 10%

Di kuartal pertama 2020, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) masih menorehkan kinerja keuangan yang apik di tengah pandemi Covid-19.…

Dua Tahun Berkarya - PT Adhi Commuter Properti Buktikan Prestasi Cemerlang

Dua tahun berkiprah di bidang properti, anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), yakni PT Adhi Commuter Properti (ACP)…

Kinerja Properti Masih Optimis - Tiga Perusahaan Properti Bakal Listing Tahun Ini

Keyakinan pasar properti masih berpeluang tumbuh di tengah pandemi, mendorong para pelaku pasar properti untuk listing atau mencatatkan sahamnya di…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Catatkan Kinerja Apik - Premi Asuransi Jiwa Generali Tumbuh 10%

Di kuartal pertama 2020, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) masih menorehkan kinerja keuangan yang apik di tengah pandemi Covid-19.…

Dua Tahun Berkarya - PT Adhi Commuter Properti Buktikan Prestasi Cemerlang

Dua tahun berkiprah di bidang properti, anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), yakni PT Adhi Commuter Properti (ACP)…

Kinerja Properti Masih Optimis - Tiga Perusahaan Properti Bakal Listing Tahun Ini

Keyakinan pasar properti masih berpeluang tumbuh di tengah pandemi, mendorong para pelaku pasar properti untuk listing atau mencatatkan sahamnya di…